- Puluhan Pedagang Kaki Lima memanfaatkan aksi unjuk rasa buruh di sekitar Istana Merdeka pada 29 Desember 2025.
- Cuaca Jakarta yang berubah-ubah mendorong peningkatan permintaan minuman dingin dan kopi hangat dari para demonstran.
- Momen kerumunan massa aksi dipandang pedagang sebagai peluang signifikan untuk melipatgandakan omzet harian mereka.
Suara.com - Di balik riuhnya orasi yang membakar semangat dan kibaran bendera serikat pekerja yang mewarnai langit di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Senin (29/12/2025), terselip sebuah potret kegigihan yang berbeda.
Bukan tentang tuntutan hak, melainkan tentang napas ekonomi rakyat kecil.
Belasan pedagang kaki lima (PKL) tampak mendekat di titik konsentrasi massa.
Trotoar hingga badan jalan beralih fungsi menjadi "pasar kaget" dadakan. Mereka menangkap peluang, menjadikan kerumunan buruh sebagai ladang rezeki di penghujung tahun.
Mulai dari pedagang minuman dingin yang es batunya berdenting di dalam boks, kopi keliling dengan aroma khasnya, hingga pedagang asongan yang gesit membelah kerumunan.
Semuanya sibuk melayani pesanan peserta aksi yang datang silih berganti.
Cuaca Jakarta yang "galau"—terasa terik namun sesekali diselingi gerimis tipis—justru menjadi katalis keuntungan bagi para pedagang.
Minuman segar dan kopi hangat mendadak jadi primadona, diburu para demonstran yang ingin melepas dahaga sekaligus mengusir lelah di sela perjuangan.
Momen unjuk rasa bagi para pedagang kecil ini adalah "pesta" yang dinanti. Di mata mereka, kerumunan massa bukan sekadar barisan pemrotes, melainkan peluang emas untuk melipatgandakan omzet harian jauh di atas hari biasa.
Baca Juga: Pramono Anung: Kenaikan UMP Jakarta Tertinggi, Meski Nominalnya Kalah dari UMK Bekasi
"Kalau ada demo seperti ini, biasanya dagangan banyak yang beli," ujar Rinah, salah satu pedagang air mineral di lokasi dengan wajah sumringah.
Meski keberadaan gerobak dan lapak mereka sempat membuat arus pejalan kaki tersendat, kehadiran para pedagang ini nyatanya menjadi penyelamat bagi massa aksi.
Di saat tenggorokan kering setelah berteriak menyuarakan aspirasi, para pedagang inilah yang menjadi tumpuan untuk memulihkan stamina.
"Ngebantu si tadi juga banyak yang yang haus lagi demo jadi pada ke sini nyamperin beli minum," kata Rinah.
Hingga siang hari, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat Kepolisian. Petugas tak hanya berjaga mengamankan orasi, tetapi juga sibuk mengatur alur lalu lintas agar tetap mengalir meski terbatas.
Memasuki sore, massa aksi perlahan mulai meninggalkan lokasi aksi. Situasi terpantau tetap kondusif dan terkendali. Seiring dengan berkurangnya jumlah massa, para pedagang pun mulai merapikan sisa-sisa dagangan mereka.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Buruh Desak Pramono Anung Revisi UMP Jakarta
-
Presiden Buruh: Tidak Masuk Akal Jika Biaya Hidup di Jakarta Lebih Rendah dari Kabupaten Bekasi
-
Pramono Anung: Kenaikan UMP Jakarta Tertinggi, Meski Nominalnya Kalah dari UMK Bekasi
-
Buruh KSPI Demo Dekat Istana: Tuntut UMP DKI Jadi Rp5,8 Juta, Anggap Angka Pramono Tak Sesuai KHL
-
Live Report: Aksi Demonstrasi Buruh Akan Penolakan UMP Jakarta 2026
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association