- Pemprov DKI menghibahkan belasan Kendaraan Dinas Operasional Pemadam Kebakaran kepada 14 pemerintah daerah di Indonesia.
- Penyerahan dilakukan Gubernur Pramono Anung di Monas pada Senin, 29 Desember 2025, meliputi mobil pompa berkapasitas besar.
- Dampak hibah ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan pemadam kebakaran daerah serta membuka peluang pelatihan SDM di Jakarta.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menghibahkan belasan unit Kendaraan Dinas Operasional (KDO) Pemadam Kebakaran kepada 14 pemerintah daerah di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan langsung bantuan alat utama sistem pertahanan kebakaran tersebut di Silang Barat Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (29/12/2025).
Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Jakarta dalam memperkuat ketangguhan nasional melalui kolaborasi antar daerah di sektor keselamatan publik.
"Ini adalah hibah setelah tahun 2022. Baru kali ini kembali dilakukan, dan mudah-mudahan tahun depan dapat dilaksanakan lagi," ujar Pramono.
Sebanyak 14 unit armada yang dihibahkan terdiri dari mobil pompa dengan berbagai kapasitas, mulai dari 2.500 liter hingga 10.000 liter.
"Kondisi kendaraan pemadam kebakaran yang dihibahkan ini tentunya telah melalui pengecekan secara optimal. Kita memahami bahwa penanggulangan kebakaran dan penyelamatan menuntut kesiapsiagaan yang tinggi, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai," terang Pramono.
Adapun daerah yang menerima "buah tangan" dari Jakarta ini meliputi Kota Bekasi, Kota Semarang, Kota Tangerang Selatan, Kota Ambon, Kota Padang Panjang, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Poso, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Minahasa, serta Kabupaten Karo.
Pramono berharap bantuan kendaraan operasional ini dapat melecut performa dinas pemadam kebakaran di daerah penerima agar lebih responsif menangani si jago merah.
"Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penyerahan hibah, tetapi terus diperkuat melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta koordinasi yang berkelanjutan," kata Pramono.
Baca Juga: 30 Tahun Menanti, Jalan Rusak di Karet Tengsin Akhirnya Mulus dalam Sebulan
"Semoga kendaraan yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat," jelasnya.
Selain membagikan armada, Pramono turut menawarkan pelatihan langsung di Jakarta bagi para pendekar api daerah.
"Dalam kesempatan ini, kami juga membuka peluang bagi kepala daerah yang ingin petugas pemadam kebakarannya dilatih di Jakarta. Dengan senang hati kami akan menerima," pungkasnya.
Dengan adanya dukungan sarana dan prasarana ini, sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan 14 kabupaten atau kota tersebut diharapkan kian solid dalam melindungi nyawa masyarakat.
Berita Terkait
-
Kisah Pramono Anung Panggil Damkar Jakarta Demi Evakuasi 'Keluarga' Kucing di Atap Rumah
-
Rakyat Jakarta Nombok! Said Iqbal Desak Pramono Anung Naikkan UMP 2026 Jadi Rp5,89 Juta
-
30 Tahun Menanti, Jalan Rusak di Karet Tengsin Akhirnya Mulus dalam Sebulan
-
Lebih Rendah dari Bekasi dan Karawang, Buruh Desak Pramono Anung Revisi UMP Jakarta
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi