- Penjualan terompet menjelang Tahun Baru 2025 di kawasan Asemka, Jakarta Barat, terpantau sepi dibandingkan tahun sebelumnya.
- Salah satu pedagang, Daud, mengaitkan penurunan penjualan dengan larangan penggunaan petasan dan kembang api tahun ini.
- Pedagang menjual terompet buatan tangan dengan harga Rp5.000 hingga Rp20.000 di lokasi yang sama dengan tahun lalu.
Suara.com - Aktivitas penjualan terompet menjelang malam pergantian tahun di kawasan Asemka, Jakarta Barat, tampak tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Di bawah kolong jembatan layang, deretan lapak pedagang berdiri berjejer di trotoar, memamerkan terompet warna-warni yang digantung rapi pada rangka kayu sederhana.
Pantauan Suara.com, Selasa (31/12/2025), arus kendaraan roda dua dan roda empat masih mendominasi kawasan tersebut.
Sejumlah pengendara motor terlihat melambatkan laju kendaraannya. Sebagian berhenti sejenak untuk melihat-lihat, namun tak banyak yang turun langsung membeli.
Pejalan kaki silih berganti melintas, sementara pedagang tetap menunggu di samping lapak, berharap pembeli datang.
Di antara keramaian lalu lintas dan payung-payung pedagang yang berjajar di pinggir jalan, suasana jual beli berlangsung seadanya.
Sesekali pembeli mendekat, menawar harga, lalu pergi tanpa membawa barang. Kondisi ini dinilai berbeda jauh dibandingkan akhir tahun lalu yang disebut para pedagang jauh lebih padat.
Salah satu pedagang terompet, Daud, mengungkapkan penjualan Tahun Baru 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan sama tahun kemarin, sekarang sepi. Tahun kemarin masih ramai,” kata Daud saat ditemui suara.com di lokasi, Rabu (31/12/2025).
Baca Juga: Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga
Menurut Daud, berkurangnya antusiasme masyarakat untuk merayakan malam Tahun Baru tak lepas dari adanya larangan penggunaan kembang api dan petasan.
Kebijakan tersebut dinilainya berimbas langsung pada dagangan terompet.
“Iya, kena imbasnya. Karena ada larangan kembang api, jadi kembang api sepi, terompet juga ikut sepi,” ujarnya.
Meski kondisi lapangan sudah diprediksi tidak seramai sebelumnya, Daud mengaku tetap menyiapkan stok terompet dalam jumlah yang sama seperti tahun lalu.
Terompet-terompet tersebut merupakan hasil buatan tangan yang dibuat langsung di lokasi.
“Stok tetap sama kayak tahun kemarin. Ini buatan tangan semua,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga
-
Prediksi Cuaca Malam Tahun Baru untuk Semua Wilayah di Indonesia
-
Dua Kunci Syahganda Nainggolan Agar Rakyat Kaya dalam 5 Tahun: Upah dan Redistribusi Tanah
-
30 Twibbon Tahun Baru 2026 yang Simpel dan Menarik, Gratis Tinggal Pasang Foto!
-
Penutupan Jalan Tahun Baru 2026 di Jakarta: Waspadai Rute Berikut
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang