- Bupati Aceh Utara, Ayahwa, mengeluh kepada pimpinan DPR RI mengenai minimnya perhatian nasional terhadap banjir parah di wilayahnya.
- Isolasi digital karena putusnya listrik dan sinyal menyebabkan bencana Aceh Utara kurang terekspos, berbeda dengan daerah lain.
- DPR RI membentuk posko Satgas Pemulihan Pascabencana yang akan berkantor di Aceh untuk memastikan penanganan bencana terintegrasi.
DPR RI resmi membentuk posko Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana yang akan berkantor langsung di Aceh untuk memastikan tidak ada lagi wilayah yang terabaikan karena masalah koordinasi maupun publikasi.
“Kami sepakat penanganan pascabanjir harus terkoordinasi secara intensif dan terintegrasi. Dengan penanganan berskala nasional, bisa mempercepat perbaikan," kata Dasco.
Politisi senior Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa keberadaan Satgas ini bukan sekadar simbolis.
Pimpinan DPR RI dijadwalkan akan bergantian berkantor di Aceh guna memantau jalannya pemulihan secara real-time.
“Kami sudah membentuk membentuk posko Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Aceh, dan pimpinan DPR akan bergantian berkantor di Aceh untuk melakukan koordinasi secara intens,” katanya.
Lingkup kerja Satgas ini dipastikan akan menyentuh aspek-aspek krusial bagi kehidupan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur yang hancur, pemulihan fasilitas pendidikan, hingga penyediaan hunian permanen bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Rapat besar ini juga dihadiri oleh deretan tokoh penting, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Kehadiran Direktur Utama PT Telkomsel dan PT PLN dalam rapat tersebut juga menjadi catatan penting untuk menjawab kegelisahan Ayahwa terkait infrastruktur komunikasi dan listrik di masa darurat.
Dasco menegaskan, sinergi antara DPR RI, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan Aceh, khususnya Aceh Utara, bangkit kembali dari keterpurukan pascabencana.
Baca Juga: Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh
Berita Terkait
-
Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh
-
Pilunya Bupati Aceh Utara: Warga Kami Hanyut tapi Tidak Viral
-
Dasco Tegaskan Satgas DPR RI Akan Berkantor di Aceh untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
-
Pimpinan DPR Gelar Rapat Koordinasi Besar di Aceh, Matangkan Langkah Pemulihan Pascabencana 2026
-
Bikin Acara Istighosah, Gus Miftah Paksa Gus Ipul dan Gus Ipang Wahid Rogoh Kocek Sendiri
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya