- Militer AS melancarkan operasi penangkapan Presiden Maduro, memicu ketegangan diplomatik tinggi di Amerika Latin baru-baru ini.
- Presiden Trump menuduh Presiden Kolombia, Gustavo Petro, terlibat sindikat narkotika internasional dalam konferensi pers di Florida.
- Trump dan Menlu Rubio juga mengkritik keras Kuba, menyebutnya bangsa gagal dan menuduh intelijennya melindungi rezim Maduro.
Suara.com - Ketegangan diplomatik di kawasan Amerika Latin mencapai titik didih baru setelah militer Amerika Serikat melancarkan operasi khusus untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Menanggapi situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan yang sangat tajam dan bersifat personal kepada Presiden Kolombia, Gustavo Petro.
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Florida, Trump merespons sikap Petro yang sebelumnya menyatakan tidak merasa khawatir akan adanya dampak susulan dari serangan AS ke negara tetangganya tersebut.
Trump secara mengejutkan menuduh Petro terlibat dalam sindikat narkotika internasional.
Tanpa ragu, Trump menuding bahwa Presiden Kolombia memiliki fasilitas produksi narkoba dalam skala besar.
"Dia memiliki pabrik-pabrik pengolahan kokain," ujar Trump, dikutip via Anadolu Agency. Ia juga menambahkan bahwa produk-produk terlarang tersebut sengaja dikirimkan ke pasar Amerika Serikat.
"Jadi, dia benar-benar harus menjaga langkahnya (menjaga diri)," tegas Trump dalam pernyataan yang dikutip pada Minggu (4/1/2026).
Tuduhan ini bukan yang pertama kalinya dilontarkan oleh Trump. Sepanjang tahun lalu, sebelum serangan ke Venezuela dieksekusi, ia konsisten menuding Caracas sebagai pintu masuk utama peredaran narkoba ilegal ke AS.
Selain menyerang pemimpin Kolombia, Trump juga memberikan penilaian pedas terhadap Kuba.
Baca Juga: Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
Ia menggambarkan negara kepulauan tersebut sebagai "bangsa yang gagal" dan menyalahkan kepemimpinan komunis di sana atas kehancuran ekonomi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Rakyat di sana telah menderita bertahun-tahun, dan saya rasa Kuba akan menjadi topik pembicaraan kita selanjutnya," kata Trump.
Trump juga menekankan niatnya untuk membantu rakyat Kuba, baik yang masih berada di pulau tersebut maupun komunitas ekspatriat Kuba yang tinggal di Florida.
Perlu diketahui, komunitas Kuba di Florida dikenal sebagai basis pendukung Trump yang sangat vokal menentang pemerintahan komunis di tanah air mereka.
Senada dengan Trump, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang mendampingi dalam konferensi pers tersebut, memberikan pernyataan yang tak kalah keras.
Rubio, yang merupakan politisi keturunan Kuba-Amerika kelahiran Miami, menyebut pemerintahan Kuba dijalankan oleh orang-orang yang tidak kompeten.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
Terkini
-
Zero Tawuran 2026: Bisakah DKI Wujudkan Mimpi Besar Ini Setelah Insiden Manggarai Terbaru?
-
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
-
China soal Serangan AS ke Venezuela: Tak Ada Negara yang Berhak Jadi 'Polisi Dunia'
-
Pendidikan Tak Boleh Terhenti! Kemendikdasmen Terbitkan SE Pasca-Bencana
-
Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?
-
Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
-
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Peringkat Enam Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Tim SAR Polri Evakuasi Ratusan Warga Korban Banjir Susulan di Padang Pariaman
-
Menteri Pigai Duga Ada 'Playing Victim' di Balik Isu Teror Influencer Pengkritik Bencana
-
Mensos Janjikan Bantuan Korban Bencana Sumatra: Santunan 15 Juta, Rumah, Hingga Modal