- Tim SAR Polri evakuasi 250 warga korban banjir di Padang Pariaman.
- Banjir disebabkan luapan Sungai Batang Surantiah setelah hujan dengan intensitas tinggi.
- Evakuasi memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan juga perempuan.
Suara.com - Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri mengevakuasi ratusan warga yang terjebak banjir susulan di Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, pada Jumat (2/1/2026).
Banjir ini disebabkan oleh hujan berintensitas tinggi yang membuat Sungai Batang Surantiah meluap dan merendam pemukiman.
Sedikitnya 250 warga dilaporkan terjebak di dalam rumah mereka, sementara akses jalan utama terputus total akibat luapan air.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa operasi evakuasi tersebut dipimpin langsung oleh Katim Rescue Korpolairud Baharkam Polri, AKBP Ferry Setiawan.
Menurut Erdi, evakuasi difokuskan pada wilayah dengan genangan terparah dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan.
“Evakuasi memprioritaskan keselamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Erdi dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Iran Bersedia Buka Selat Hormuz jika Kerugian Perang Dibayar
-
Horor Penumpang Taksi Online di Harmoni: Dilecehkan Sopir 'Nyabu' hingga Aksi Berani Korban Melawan
-
Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan
-
Sahroni Tegaskan Hitung Kerugian Negara Wajib Lewat BPK: Kalau Tidak, Landasan Hukumnya Tidak Valid
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Amsal Sitepu Bebas, Ahmad Sahroni Ingatkan Nasib Terdakwa Lain: Kejagung Harus Bertindak
-
6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran
-
Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan