News / Nasional
Rabu, 07 Januari 2026 | 06:59 WIB
Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo berkelakar minta koalisi untuk awasi manuver Cak Imin.
  • Cak Imin tanggapi santai, sebut kelakar itu hanya guyonan biasa.
  • Momen cair terjadi saat retret kabinet di kediaman Prabowo di Hambalang.

Suara.com - Ketua Umum PKB sekaligus Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelakar Presiden Prabowo Subianto yang memintanya untuk 'diawasi'. Menurut Cak Imin, pernyataan tersebut hanyalah guyonan yang sering dilontarkan Presiden.

"Enggak, itu becanda, becanda. Sering begitu, gojlokan begitu lah," kata Cak Imin usai menghadiri retret di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan tidak ada maksud lain di balik pernyataan tersebut dan tidak ada manuver politik apa pun yang perlu diawasi dari dirinya.

"Biasa saja. Tidak ada (yang perlu diawasi)," ujarnya.

Kelakar Prabowo di Awal Retret

Kelakar tersebut disampaikan Prabowo di akhir pengarahan pembukaan retret kabinet di Hambalang. Saat itu, Prabowo sedang memastikan kekuatan koalisi di hadapan para menteri yang juga merupakan ketua umum partai.

"Di sini koalisi kita kuat, kan? Ketua partai semua ada?" tanya Prabowo.

Ia kemudian secara spesifik menanyakan kehadiran Ketua Umum PKB.

"Ketua PKB ada?" tanyanya, yang langsung disambut oleh Cak Imin dengan mengangkat tangan dan berdiri.

Baca Juga: Demokrasi Bukan soal Kubu: Kenapa Kita Tak Bisa Kritik Tanpa Dicap?

Seketika, Prabowo berkelakar, "PKB yang harus diawasi terus ini," yang disambut tawa oleh Cak Imin dan seluruh jajaran kabinet yang hadir.

Kelakar ini menjadi momen cair di tengah agenda serius retret kabinet yang membahas berbagai evaluasi dan rencana strategis pemerintah.

Load More