- Planetarium Taman Ismail Marzuki dibuka kembali pada 23 Desember 2025, menarik antusiasme tinggi warga Jakarta dan sekitarnya.
- Saat ini, operasionalnya meliputi empat jadwal dengan kuota tiket terbatas untuk umum, pelajar, dan difabel per sesi.
- Pemprov DKI sedang menggodok skema penambahan jadwal pertunjukan untuk mengakomodasi permintaan peningkatan kapasitas pengunjung.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang ingin berkunjung ke Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, sejak dibuka kembali pada 23 Desember 2025.
Ia menyebut destinasi wisata edukasi antariksa itu kini menjadi primadona baru bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
“Jadi, Planetarium ini memang kan semua orang rupanya ingin hadir ya,” ujar Pramono di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Saat ini, pertunjukan di Planetarium TIM beroperasi dengan empat jadwal penayangan, dengan kapasitas 70 tiket umum, 20 tiket pelajar, dan lima tiket difabel per sesi.
Terkait hal tersebut, Pramono mengungkapkan adanya aspirasi publik yang menginginkan penambahan jadwal pertunjukan agar dapat menampung lebih banyak pengunjung.
“Ada permintaan nambah satu show,” bebernya.
Guna merespons tingginya animo masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah serius menggodok skema operasional baru.
Rencana tersebut mencakup penambahan sesi pertunjukan serta pembagian porsi kuota tiket yang lebih banyak untuk pembelian langsung di lokasi.
“Sekarang kami sedang mempertimbangkan untuk show-nya ditambah, juga jatah tiket bagi pengunjung yang datang langsung diperbanyak,” terang Pramono.
Baca Juga: Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak
Langkah strategis ini dipertimbangkan lantaran kapasitas ruangan teater tidak memungkinkan untuk menambah kuota penonton dalam setiap sesi.
“Pengelolaan kuota dilakukan secara terukur agar pengalaman menonton tetap nyaman dan aman,” jelas Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya Christina, Minggu (4/1/2025).
Oleh karena itu, opsi penambahan sesi pertunjukan dinilai sebagai solusi paling logis untuk mengakomodasi keinginan warga tanpa mengurangi kenyamanan menonton.
Berita Terkait
-
Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak
-
Pemprov DKI Imbau Warga Wilayah Rawan Tawuran Saling Jaga dari Provokator
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
-
Zero Tawuran 2026: Bisakah DKI Wujudkan Mimpi Besar Ini Setelah Insiden Manggarai Terbaru?
-
Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Prabowo: Jika Pemerintah Dinilai Tak Baik, Ganti Lewat Pemilu atau Impeachment
-
Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
-
Minta Evaluasi Mingguan, Ketua DPRD DKI Kawal Kebijakan WFH ASN Jakarta Agar Tak Rugikan Warga
-
Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik
-
Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Jabatan sebagai Amanah dan Prioritas Layanan Publik
-
Viral Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Hindayana: Untuk Operasional MBG di Daerah Sulit
-
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
-
Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji