- PT Jakpro menerapkan pembagian kuota tiket 50% daring dan 50% on the spot untuk mengantisipasi antrean di Planetarium Jakarta.
- Mulai Januari 2026, jadwal hari kerja memprioritaskan rombongan sekolah, sementara akhir pekan terbuka penuh untuk masyarakat umum.
- Tiket on the spot sangat terbatas per sesi, dengan loket dibuka satu jam sebelum pertunjukan sesuai jadwal spesifik tiap sesi.
Suara.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan langkah taktis guna mengantisipasi membludaknya pengunjung di Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), yang terus terjadi selama musim libur sekolah.
Keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan tiket dan minimnya informasi jadwal yang memicu antrean panjang kini dijawab dengan perilisan aturan operasional yang lebih terperinci.
Jakpro menerapkan strategi pembagian kuota tiket yang ketat, yakni 50 persen dijual secara daring melalui Loket.com dan 50 persen sisanya dijual langsung di lokasi atau on the spot (OTS).
Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A. Christiana, menilai fenomena tiket yang kerap habis dalam waktu singkat ini sebagai bukti tingginya antusiasme warga.
“Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa wisata berbasis edukasi sains masih memiliki daya tarik yang sangat kuat, khususnya di tengah masyarakat Jakarta,” ujar Anya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026).
Guna memberikan kepastian bagi pengunjung yang datang langsung, pengelola telah menetapkan jadwal buka loket yang spesifik untuk setiap sesi pertunjukan agar tidak terjadi penumpukan massa.
“Jakpro berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan fasilitas agar pengalaman belajar luar angkasa ini tetap aman, nyaman, dan berkesan,” lanjut Anya.
Mulai Januari 2026, jadwal pertunjukan pada hari kerja (Selasa-Kamis) dibagi menjadi dua kategori, di mana Show 1 dan Show 2 dikhususkan bagi rombongan sekolah.
Masyarakat umum dan pelajar perorangan baru dapat menikmati pertunjukan pada hari kerja di Show 3 pukul 15.30 WIB dan Show 4 pukul 18.30 WIB.
Baca Juga: Klarifikasi soal Jadi Tim Kreatif Menhan, Netizen Salfok Gaya Bicara Ayu Aulia seperti Orang Mabuk
Berbeda dengan hari kerja, seluruh sesi pertunjukan (Show 1-4) pada akhir pekan (Jumat-Minggu) dibuka sepenuhnya untuk pengunjung umum.
Bagi pengunjung yang mengincar tiket OTS, loket penjualan mulai dibuka satu jam sebelum dimulainya pertunjukan.
Loket untuk Show 1 yang hanya dibuka untuk umum setiap hari Jumat-Minggu mulai melayani pengunjung sejak pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB.
Sementara loket untuk Show 2 dibuka pukul 12.00-13.00 WIB pada hari Selasa-Kamis, sedangkan khusus hari Jumat-Minggu loket bergeser ke pukul 13.00-14.00 WIB.
Loket untuk Show 3 akan melayani pembelian pada pukul 14.30-15.30 WIB di hari kerja, dan pukul 15.00-16.00 WIB saat akhir pekan.
Untuk sesi malam atau Show 4, loket penjualan tiket dibuka serentak setiap hari operasional mulai pukul 17.30 hingga 18.30 WIB.
Penting untuk dicatat bahwa kuota tiket OTS sangat terbatas per sesinya, yaitu hanya tersedia 70 tiket umum, 20 tiket pelajar, dan 5 tiket difabel.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan hari kunjungan karena Planetarium Jakarta tidak beroperasi pada hari Senin dan hari libur nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kebelet Nyabu, Bandit Jalanan Diciduk Polisi Usai Jambret Ponsel Milik WNA Prancis di Kota Tua
-
Roy Suryo Buka Babak Baru Praperadilan, Bidik Pasal yang Jadi Dasar Penetapan Tersangka
-
Roy Suryo Sambut Putusan Praperadilan, Klaim Jadi Babak Baru Penegakan Hukum
-
Roy Suryo Menang Praperadilan di PN Jaksel, Polda Metro: Status Tersangka dan Penyidikan Tetap Sah!
-
Gerindra Dukung Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter: Sudah Tepat!
-
Buntut Ucapan 'Yang Mulia Takut Ya', Dua Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
-
Perkuat Demokrasi, Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakat Kerja Sama KPU RI-India
-
Mendikdasmen Kritik Perpustakaan Sekolah yang Hanya Jadi Syarat Akreditasi
-
Pekik Takbir di Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Roy Suryo Tidak Sah
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah