Suara.com - Jutaan siswa di tanah air kembali memulai aktivitas akademik untuk memasuki Semester Genap tahun ajaran 2025/2026. Periode ini merupakan fase krusial karena menjadi penentu kenaikan kelas serta kelulusan bagi siswa di tingkat akhir.
Memahami kalender pendidikan sangat penting bagi orang tua dan siswa guna menyelaraskan rencana kegiatan keluarga dengan agenda sekolah, seperti persiapan ujian nasional, simulasi tes, hingga pemanfaatan waktu istirahat.
Jadwal Masuk Sekolah Tiap Provinsi
Meskipun DKI Jakarta menetapkan dimulainya KBM pada 6 Januari 2026, implementasi di berbagai wilayah bersifat variatif sesuai kebijakan pemerintah daerah masing-masing:
2 Januari 2026: DI Yogyakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Barat.
5 Januari 2026: Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, dan Papua.
7 Januari 2026: Sulawesi Utara dan Papua Pegunungan.
12 Januari 2026: Jawa Barat.
Khusus untuk wilayah terdampak bencana di sebagian Aceh dan Sumatera, pemerintah tetap mengupayakan KBM berjalan sesuai jadwal, meski beberapa sekolah harus menggunakan tenda darurat akibat kerusakan bangunan yang parah.
Baca Juga: Kebahagiaan Orangtua Siswa SMK di Nabire Berkat Program Pendidikan Gratis
Agenda Penting Penilaian Semester Genap
Berikut adalah linimasa kegiatan evaluasi belajar untuk semester ini:
Awal Pembelajaran Efektif: 6 Januari 2026.
Penilaian Tengah Semester (PTS): Terbagi dalam tiga gelombang (13-17 April, 4-8 Mei, dan 18-22 Mei 2026).
Penilaian Akhir Semester (PAS): 2-5 Juni 2026.
Libur Kenaikan Kelas: 22 Juni hingga 3 Juli 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji