- Sabida Thaiseth dilantik 19 September 2025 sebagai Menteri Kebudayaan Thailand, menjadikannya perempuan Muslim pertama di posisi tersebut.
- Ia memiliki latar belakang pendidikan hukum dan pernah menjabat Wakil Menteri Dalam Negeri sebelum promosi ini.
- Visi utamanya adalah menjadikan keberagaman budaya Thailand sebagai aset strategis kekuatan nasional dan internasional.
Suara.com - Sabida Thaiseth mencatatkan namanya dalam sejarah politik Thailand sebagai perempuan Muslim pertama yang dipercaya menduduki kursi Menteri Kebudayaan.
Sejak dilantik pada 19 September 2025 dalam kabinet Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra, perempuan kelahiran 1984 ini langsung menjadi sorotan publik.
Bukan hanya karena identitasnya, tetapi karena visi besar yang ia bawa tentang Thailand sebagai negara yang berdiri di atas keberagaman.
Berasal dari keluarga berdarah Pakistan yang dikenal berpengaruh di Thailand, Sabida memang tumbuh dalam lingkungan politik. Ayahnya, Chada Thaiseth, adalah tokoh penting di provinsi Uthai Thani, dan keluarganya telah menempati posisi kabinet dalam tiga pemerintahan berturut-turut.
Namun, Sabida tidak sekadar mengandalkan privilese. Ia membangun reputasinya sendiri melalui pendidikan dan pengalaman birokrasi.
Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Assumption dan Magister Hukum Komersial Internasional dari University of Westminster di London, Inggris, sebuah latar belakang yang membentuknya sebagai politisi dengan perspektif global.
Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Kebudayaan, Sabida lebih dulu menjabat sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri sejak 2024.
Dalam posisi itu, ia mengawasi sejumlah lembaga strategis, mulai dari Departemen Pekerjaan Umum dan Perencanaan Kota dan Wilayah hingga Otoritas Perusahaan Air Metropolitan dan Otoritas Perusahaan Air Provinsi.
Pengalaman ini memberinya pemahaman kuat tentang tata kelola negara, sekaligus membuktikan bahwa ia bukan figur simbolik semata, melainkan pengambil keputusan yang berpengaruh.
Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Missing, Drama Thailand Adaptasi Drakor Populer
Sebagai Menteri Kebudayaan, Sabida membawa visi yang jelas tentang makna kebudayaan dalam masyarakat Thailand yang majemuk. Ia menegaskan bahwa tugasnya bukan hanya melestarikan tradisi, tetapi menjadikan keragaman sebagai kekuatan nasional.
“Thailand adalah rumah bagi banyak identitas. Tugas saya bukan hanya menjaga satu warna, melainkan memastikan seluruh budaya kita, dari kuil hingga masjid, dari pegunungan hingga pesisir menjadi kekuatan tunggal yang diakui dunia,” ujar Sabida.
Pernyataan itu kembali ia pertegas dalam wawancara yang dikutip Majoriti pada Minggu (4/1/2026).
“Thailand memiliki banyak identitas. Tugas saya bukan hanya melestarikan satu warna, tetapi memastikan bahwa seluruh spektrum budaya kita, dari kuil hingga masjid, dari pegunungan hingga pantai, menjadi kekuatan yang bersatu dan diakui oleh dunia,” katanya.
Bagi Sabida, keberagaman bukan sekadar fakta sosial, melainkan aset strategis yang dapat mengangkat posisi Thailand di mata internasional.
Pengangkatannya pun dipandang sebagai langkah cerdas Paetongtarn Shinawatra dalam memperkuat persatuan nasional dan menunjukkan komitmen pada inklusivitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland