- Sabida Thaiseth dilantik 19 September 2025 sebagai Menteri Kebudayaan Thailand, menjadikannya perempuan Muslim pertama di posisi tersebut.
- Ia memiliki latar belakang pendidikan hukum dan pernah menjabat Wakil Menteri Dalam Negeri sebelum promosi ini.
- Visi utamanya adalah menjadikan keberagaman budaya Thailand sebagai aset strategis kekuatan nasional dan internasional.
Dalam kabinet yang beranggotakan 35 menteri, Sabida memegang peran penting, terutama ketika Thailand tengah mendorong strategi soft power untuk memulihkan dan memperkuat perekonomian pasca-pandemi.
Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinannya diarahkan untuk menjadi motor penggerak industri kreatif yang melibatkan semua kelompok masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis.
Sabida memandang budaya sebagai jembatan antara tradisi dan ekonomi modern. Festival-festival besar seperti Songkran dan Loy Krathong kini didorong untuk tampil sebagai magnet global, bukan hanya ritual lokal.
Di saat yang sama, ia juga menyoroti kekayaan budaya Islam Thailand, seperti kerajinan tangan dari provinsi-provinsi selatan dan festival makanan halal, sebagai bagian sah dari identitas nasional yang patut dipromosikan ke dunia.
Di ranah digital, Sabida mendorong kolaborasi antara pemerintah dan kreator konten agar aset budaya Thailand dapat tampil di media sosial dan platform streaming internasional.
Baginya, soft power yang efektif adalah yang mampu meresap ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat global. “Keberhasilan budaya tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi sejauh mana gaya hidup Thailand memengaruhi tren global,” katanya.
Kehadiran Sabida Thaiseth di pucuk Kementerian Kebudayaan menjadi bukti bahwa Thailand sedang bergerak menuju babak baru, di mana identitas agama dan etnis tidak lagi menjadi batas, melainkan bagian dari mozaik nasional yang justru memperkaya.
Di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, seorang perempuan Muslim kini menjadi penjaga sekaligus juru bicara “jiwa” Thailand di hadapan dunia.
Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Missing, Drama Thailand Adaptasi Drakor Populer
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi