- KPK melaksanakan OTT awal 2026 di DJP Jakarta Utara terkait dugaan suap pegawai pajak dan wajib pajak.
- Penyidik mengamankan sejumlah orang dan menemukan ratusan juta rupiah serta mata uang asing dalam operasi tersebut.
- Uang temuan diduga merupakan pelicin untuk memanipulasi atau mengurangi besaran nilai setoran pajak yang seharusnya.
Suara.com - Aroma korupsi di awal tahun tercium dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pertama mereka di tahun 2026, menyasar oknum pegawai pajak yang diduga bermain mata dengan wajib pajak.
Tak main-main, dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan tumpukan uang rupiah dan valuta asing (valas).
"Sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Sabtu (10/1/2025).
Dugaan sementara, uang tersebut merupakan pelicin untuk menyunat nilai setoran pajak.
Fitroh memastikan sejumlah pihak telah diamankan, meski ia belum mau membeberkan identitas lengkap mereka. "Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP," ucapnya.
Senada dengan Fitroh, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan sinyal hijau terkait operasi di jantung ibu kota ini.
"Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” jelasnya.
Nasib para terperiksa akan ditentukan dalam waktu 1 x 24 jam ke depan.
Baca Juga: Purbaya Curhat Kena Omel Prabowo, Banyak Kecurangan di Pajak dan Bea Cukai
Gebrakan ini seolah melanjutkan tren "bersih-bersih" KPK yang sepanjang 2025 lalu berhasil menjaring 11 kasus OTT, termasuk menyeret pejabat setingkat Wakil Menteri dan Gubernur ke balik jeruji besi. (Antara)
Berita Terkait
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Purbaya Curhat Kena Omel Prabowo, Banyak Kecurangan di Pajak dan Bea Cukai
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia