- KPK melakukan OTT perdana tahun 2026 terhadap oknum pegawai DJP Kemenkeu terkait suap pengurangan nilai pajak.
- Operasi senyap ini difokuskan di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara, mengamankan unsur birokrasi dan wajib pajak.
- Pemeriksaan awal telah dilakukan KPK dalam 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawali tahun 2026 dengan aksi nyata. Lembaga antirasuah tersebut dilaporkan baru saja menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan yang diduga bermain mata dalam pengurusan nilai pajak.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa operasi senyap ini berkaitan dengan praktik lancung pengurangan kewajiban pajak.
“Suap terkait pengurangan nilai pajak,” kata Fitroh kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Meskipun belum membedah secara rinci kronologi perkara, Fitroh memastikan tim penindakan KPK bergerak di titik krusial, yakni Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, sejumlah orang tak berkutik saat diringkus petugas.
Fitroh mengungkapkan bahwa mereka yang diamankan terdiri dari unsur birokrasi dan swasta. Namun, ia masih menutup rapat mengenai jumlah pasti pihak yang kini tengah diperiksa intensif.
“Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP (Wajib Pajak),” ucapnya singkat.
OTT Perdana di Tahun 2026
Aksi ini menjadi OTT pertama yang dilancarkan KPK di tahun 2026. Kabar mengenai operasi di jantung ibu kota ini juga telah divalidasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
“Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” ujar Budi saat dikonfirmasi secara terpisah.
Baca Juga: Aktivasi Akun Coretax Tembus 11,2 Juta, 8.160 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT di Awal 2026
Sesuai prosedur hukum (KUHAP), KPK kini memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal guna menentukan status hukum para pihak yang terjaring, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau hanya berstatus saksi.
Operasi ini seolah melanjutkan tren agresif KPK dalam memberantas korupsi melalui OTT. Berdasarkan laporan kinerja tahun 2025, komisi ini tercatat telah melakukan 11 kali operasi tangkap tangan yang menyasar berbagai level jabatan.
Tahun lalu, daftar tangkapan KPK tergolong "kakap", mulai dari pejabat pusat seperti Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, hingga kepala daerah seperti Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Berita Terkait
-
Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Akhir 2025 Tetap Tangguh, Ini Buktinya
-
Awal Tahun 2026, Lebih dari 20 Ribu Wajib Pajak Sudah Lapor SPT via Coretax
-
Aktivasi Akun Coretax Tembus 11,2 Juta, 8.160 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT di Awal 2026
-
Kejar Target Rp 336 Triliun, Bea Cukai Pakai AI demi Penerimaan Negara 2026
-
Kejar Target Rp 336 Triliun, Bea Cukai Pakai AI demi Penerimaan Negara 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
-
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai