- Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalsel, meminta siswa bangga pada orang tua pekerja keras.
- Ia menekankan pekerjaan orang tua siswa merupakan pekerjaan mulia dan patut dihormati tanpa rasa malu.
- Pembangunan Sekolah Rakyat akan dilanjutkan hingga target 500 sekolah dengan sasaran 1.000 murid per sekolah.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat agar tidak malu dengan kondisi dan pekerjaan orang tua.
Prabowo menegaskan pekerjaan para orang tua siswa adalah pekerjaan mulia. Sebab itu, ia meminta para murid agar tidak berkecil hati.
“Jangan kau kecil hati! Jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang pemulung. Jangan kau malu!” pinta Prabowo di hadapan siswa Sekolah Rakyat saat peresmian 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
“Mereka mulia, mereka kerja keras, halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati,” sambung Prabowo.
Prabowo berpesan agar para siswa menghormati orang tua. Ia bahkan menyarankan para siswa untuk sungkem, mencium kaki orang tua.
“Jadi saya tidak mau anak-anak Sekolah Rakyat jangan sekali-kali tidak hormat. Selalu hormat, selalu hormati orang tuamu! Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu. Memang negara kita belum mampu memberi yang terbaik untuk semua rakyat, tapi kita akan berjuang keras. Kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tutur Prabowo.
Prabowo kembali menegaskan bahwa pekerjaan para orang tua siswa Sekolah Rakyat adalah pekerjaan mulia.
“Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa. Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat,” kata Prabowo.
Sementara itu, terkait peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, Prabowo mengaku senang karena target awal telah berhasil dicapai.
Baca Juga: Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
Meski telah merampungkan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo menekankan pembangunan akan terus dilakukan dengan target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029.
“Saya percaya di ujungnya kita akan mencapai target kita 500. Dan tiap sekolah nanti, ujungnya sasaran kita adalah tiap sekolah 1.000 murid, 1.000 murid. Kalau hari ini baru sampai 15.000, tapi saya dilaporkan mungkin akhir tahun ini akan mencapai 30.000. Namun ujungnya sasaran kita adalah tiap kampus Sekolah Rakyat 1.000 murid. Berarti sasaran kita nanti 500.000, 500.000 murid,” kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Tiba di Banjarbaru, Prabowo Bakal Resmikan 166 Sekolah Rakyat
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun