- Video tawuran viral di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, dipastikan polisi adalah rekaman lama sekitar setahun lalu.
- Polisi Tambora tetap melakukan penyelidikan meskipun video tersebut bukan insiden terkini dan tidak terkait kamtibmas sekarang.
- Polres Metro Jakarta Barat memperkuat pencegahan tawuran melalui dialogis Ngopi Kamtibmas bersama warga setempat.
Suara.com - Video aksi tawuran di atas rel kereta api wilayah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, yang sempat viral di media sosial dengan narasi pelaku membawa senjata api atau senpi, dipastikan bukan peristiwa baru.
Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menegaskan video tersebut merupakan rekaman lama yang kembali beredar dan memicu keresahan publik.
“Iya itu video lama. Kejadiannya sekitar satu tahun lalu,” kata Kukuh saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (13/1/2026).
Penegasan serupa disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara.
Meski video tersebut merupakan kejadian lama, polisi memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan.
“Mohon doanya tetap kami lidik, untuk kejadian memang video lama,” ujar Sudrajat.
Menurut polisi, hasil penelusuran awal memastikan video yang ramai dibagikan tersebut tidak berkaitan dengan kondisi kamtibmas terkini di wilayah Tambora.
Narasi yang menyebut adanya penggunaan senjata api pun masih didalami dan tidak bisa disimpulkan secara sepihak.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh unggahan ulang video lama yang dikemas dengan narasi menyesatkan dan berpotensi menimbulkan kepanikan.
Baca Juga: Hilang 3 Hari, Siswi SMP di Tambora Ditemukan di Banten, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Perkuat Pencegahan Tawuran
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Tambora mengaku terus memperkuat langkah pencegahan tawuran melalui pendekatan dialogis dengan warga.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama masyarakat di Pos RW 08, Jalan Kalianyar Raya, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, didampingi Kapolsek Tambora serta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menegaskan implementasi program Jaga Jakarta+, yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, melindungi warga, serta memperkuat integritas pelayanan kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Alhamdulillah, secara umum wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Twedi.
Kapolres juga mengajak pengurus RT/RW, tokoh agama, pemuda, hingga karang taruna untuk aktif memberikan imbauan agar warga tidak mudah terprovokasi, khususnya terkait potensi tawuran di wilayah perbatasan.
Melalui dialog terbuka dalam Ngopi Kamtibmas, warga turut menyampaikan berbagai masukan terkait dinamika keamanan lingkungan. Menanggapi hal itu, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan langkah preventif dan sinergi tiga pilar.
Upaya ini diharapkan mampu menekan potensi tawuran sekaligus mencegah penyebaran informasi menyesatkan yang dapat memicu keresahan di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni