- Jaga hidrasi dengan air matang dan rutin cuci tangan pakai sabun.
- Perkuat imun tubuh, lindungi diri dari paparan cuaca, jaga kebersihan lingkungan.
- Waspadai gejala penyakit akibat cuaca dan selalu pantau informasi cuaca terkini.
Suara.com - Ketidakstabilan cuaca, dari panas berlebih hingga hujan deras yang tiba-tiba, dapat berdampak serius pada kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Perubahan suhu ekstrem dapat menekan daya tahan tubuh, sehingga langkah-langkah pencegahan menjadi sangat penting.
Menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem bukanlah soal satu tindakan, melainkan kombinasi langkah preventif.
Berikut adalah 10 tips yang dapat diterapkan secara konsisten.
1. Konsumsi Air Matang yang Cukup
Saat cuaca panas, tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Untuk mencegah dehidrasi, minumlah air matang atau air mineral yang telah direbus. Hindari minuman berkafein atau bersoda yang justru dapat mempercepat dehidrasi.
Tips: Selalu bawa botol minum dan buat jadwal minum secara teratur, bahkan sebelum merasa haus.
2. Rutin Cuci Tangan dengan Sabun
Tangan adalah perantara utama penyebaran kuman. Mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah kontak dengan genangan air, dapat secara signifikan mengurangi risiko infeksi usus, flu, dan penyakit kulit.
Tips: Gunakan teknik yang benar: gosok seluruh permukaan tangan selama minimal 20 detik.
Baca Juga: BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026
3. Perkuat Imun dengan Makanan Bergizi dan Suplemen
Perubahan cuaca dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral, seperti buah-buahan dan sayuran. Jika perlu, tambahkan suplemen seperti vitamin C, D, dan Zinc untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.
Tips: Pastikan pola makan seimbang, bukan hanya mengandalkan suplemen sintetis.
4. Lindungi Tubuh dari Paparan Cuaca Ekstrem
Saat cuaca panas, gunakan pakaian berbahan ringan dan longgar, serta pelindung seperti topi, payung, dan tabir surya. Hindari beraktivitas di luar ruangan pada puncak panas (pukul 10.00–15.00).
5. Jaga Kebersihan Lingkungan Sekitar Rumah
Lingkungan yang bersih dapat mencegah berkembang biaknya nyamuk dan parasit. Pastikan tempat sampah tertutup rapat dan bersihkan saluran air di sekitar rumah untuk mencegah genangan yang menjadi sarang nyamuk DBD.
6. Pastikan Kebersihan Makanan dan Diri Sendiri
Selain lingkungan, pastikan makanan yang dikonsumsi diolah secara higienis. Segera mandi dan ganti pakaian setelah bepergian di tengah cuaca ekstrem untuk menghilangkan kuman yang menempel.
7. Hindari Aktivitas Berat di Luar Rumah
Aktivitas fisik yang berat di bawah panas terik atau hujan deras dapat meningkatkan risiko heat exhaustion, dehidrasi, dan gangguan kardiovaskular. Lakukan olahraga ringan di dalam ruangan jika cuaca tidak mendukung.
8. Pastikan Istirahat yang Cukup dan Berkualitas
Tidur yang cukup berperan penting dalam memulihkan tubuh dan memperkuat sistem imun. Usahakan suhu kamar tetap sejuk agar kualitas tidur tidak terganggu, terutama saat cuaca panas.
9. Kenali Gejala Dini Gangguan Kesehatan
Gejala awal gangguan kesehatan akibat cuaca bisa berupa pusing, lemas, atau kelelahan. Jika mengalami gejala tersebut, segera cari tempat sejuk, minum air, dan beristirahat. Jangan menunggu hingga gejala menjadi parah.
10. Pantau Informasi Cuaca Secara Berkala
Cuaca ekstrem dapat berubah dengan cepat. Selalu ikuti informasi terkini dari BMKG atau sumber terpercaya lainnya untuk menyesuaikan aktivitas harian dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat waktu.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!