- Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said dimulai pada Rabu, 14 Januari 2026.
- Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional dan pengamanan selama proses pembongkaran.
- Pemprov DKI menganggarkan total Rp100 miliar, di mana biaya pembongkaran tiang hanya Rp254 juta.
Suara.com - Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dilakukan pada Rabu (14/1/2026) hari ini. Polda Metro Jaya memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas disiagakan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi kepadatan di lapangan. Pembongkaran, menurutnya direncanakan berlangsung pada malam hari dan dilakukan di jalur lambat.
“Rekayasa lalu lintas situasional aja. Rencana pembongkaran malam hari dan di jalur lambat,” kata Komarudin kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Komarudin juga menegaskan, selama arus lalu lintas terpantau lancar, kepolisian tidak akan melakukan pengaturan khusus. Namun, personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan lalu lintas.
“Pembongkaran malam, dan bertahap. Personel kami siapkan untuk pengamanan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memastikan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan tersebut dimulai hari ini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar. Namun anggaran tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk pembongkaran tiang monorel.
Pramono menyebut, biaya pembongkaran tiang hanya sebesar Rp254 juta.
Sisa anggaran akan dialokasikan untuk penataan Jalan HR Rasuna Said, meliputi penataan pedestrian, perbaikan jalan, dan taman. Penataan kawasan tersebut pun ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu tahun.
Baca Juga: Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan