News / Metropolitan
Rabu, 14 Januari 2026 | 10:23 WIB
Pengendara melintas di dekat tiang bekas proyek monorel Jakarta di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said dimulai pada Rabu, 14 Januari 2026.
  • Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional dan pengamanan selama proses pembongkaran.
  • Pemprov DKI menganggarkan total Rp100 miliar, di mana biaya pembongkaran tiang hanya Rp254 juta.

Suara.com - Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dilakukan pada Rabu (14/1/2026) hari ini. Polda Metro Jaya memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas disiagakan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi kepadatan di lapangan. Pembongkaran, menurutnya direncanakan berlangsung pada malam hari dan dilakukan di jalur lambat.

“Rekayasa lalu lintas situasional aja. Rencana pembongkaran malam hari dan di jalur lambat,” kata Komarudin kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Komarudin juga menegaskan, selama arus lalu lintas terpantau lancar, kepolisian tidak akan melakukan pengaturan khusus. Namun, personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan lalu lintas.

“Pembongkaran malam, dan bertahap. Personel kami siapkan untuk pengamanan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memastikan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan tersebut dimulai hari ini. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar. Namun anggaran tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk pembongkaran tiang monorel. 

Pramono menyebut, biaya pembongkaran tiang hanya sebesar Rp254 juta.

Sisa anggaran akan dialokasikan untuk penataan Jalan HR Rasuna Said, meliputi penataan pedestrian, perbaikan jalan, dan taman. Penataan kawasan tersebut pun ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu tahun.

Baca Juga: Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara

Load More