- Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa resmi dideklarasikan di JICC pada Sabtu (17/1/2026) dipimpin Ahmad Rofiq.
- Partai baru ini secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2029.
- Gema Bangsa mengusung tiga visi utama, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.
5. Struktur Lengkap di 38 Provinsi
Meski tergolong partai baru, Gema Bangsa mengklaim telah memiliki infrastruktur politik yang solid. Kepengurusan partai disebut telah terbentuk 100 persen di seluruh Indonesia, mencakup 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota.
Setelah menempuh perjalanan satu tahun sejak peluncuran perdana pada 17 Januari 2025, Partai Gema Bangsa kini menyatakan siap bertarung di panggung politik nasional. Momentum satu tahun ini dinilai sebagai titik tolak untuk berkiprah lebih aktif dalam dinamika politik tanah air.
6. Dipimpin oleh Politisi Senior
Kemudi Partai Gema Bangsa dipegang oleh Ahmad Rofiq, politisi senior yang telah malang melintang di kancah politik nasional. Rofiq memiliki rekam jejak panjang, mulai dari mendirikan Partai Matahari Bangsa hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai NasDem (2011–2013) dan Sekretaris Jenderal Partai Perindo selama satu dekade (2014–2024).
Dalam menjalankan roda organisasi, Ahmad Rofiq didampingi Dr. Muhammad Sopiyan, MA sebagai Sekretaris Jenderal. Sopiyan berperan sebagai motor penggerak konsolidasi dan penguatan infrastruktur partai dari tingkat pusat hingga daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari cetak biru jangka panjang Partai Gema Bangsa dalam membangun mesin politik yang solid dan kompetitif untuk menyongsong serta memenangkan kontestasi Pemilu 2029.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF
-
Bukan Sekadar Pertemuan Biasa: Prabowo Minta Langkah Konkret untuk Amankan Bahan Baku Mobil Listrik
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga
-
Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh
-
Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun
-
Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja
-
Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2
-
Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik
-
Tragis! Suami Tewas Dipalu Istri Usai Cekcok Rumah Tangga di Vietnam
-
Modus 'Plotting' Pegawai dan Pengondisian Lelang: KPK Bongkar Peran Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Studi CREA: Hilirisasi Nikel RI Masih Didominasi Baja Tahan Karat, Belum Untuk EV