ARSIP - Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul. D.I Yogyakarta. [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/nym]
Memahami Perbedaan Metode
Perbedaan tanggal ini sudah sering terjadi di Indonesia. Intinya terletak pada "alat ukur" yang digunakan:
- Muhammadiyah (Hisab/KHGT): Mengandalkan perhitungan matematis dan astronomis yang presisi sehingga jadwal bisa diketahui bertahun-tahun sebelumnya.
- NU (Rukyat): Mengandalkan observasi mata atau bantuan teleskop pada hari terakhir bulan berjalan untuk memastikan kehadiran bulan baru secara fisik.
Menyikapi Potensi Perbedaan
Potensi selisih satu hari antara Muhammadiyah dan NU bukanlah hal yang perlu diperdebatkan. Indonesia memiliki keragaman dalam menjalankan ijtihad keagamaan.
Yang terpenting adalah menjaga semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Baik merayakan Lebaran di hari Jumat maupun Sabtu, esensi kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa tetaplah sama.
Kontributor : Rizqi Amalia
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045