- Helikopter yang ditumpangi Raffi Ahmad nyaris mendarat darurat di Tabanan, Bali, karena terjebak kabut tebal Kamis (15/1/2026).
- Faktor utama insiden ini adalah kabut tebal mengakibatkan helikopter berputar-putar sekitar sepuluh menit sebelum selamat.
- Meskipun ada potensi cuaca buruk, penerbangan tetap dilaksanakan demi mengejar jadwal penting ke Solo.
Ajik Krisna mengungkapkan bahwa helikopter sempat berputar-putar selama sekitar 10 menit di atas area persawahan Desa Bantiran akibat disorientasi arah.
Rekaman video warga yang viral di media sosial memperlihatkan helikopter terbang pada ketinggian rendah dengan manuver yang terlihat berisiko.
Kondisi ini memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga bahkan tampak berhamburan karena khawatir terjadi kecelakaan udara di permukiman mereka.
5. Raffi Ahmad Berupaya Menenangkan Penumpang
Di tengah kondisi darurat tersebut, Raffi Ahmad justru menunjukkan sikap tenang. Dalam video yang beredar, ia terlihat berusaha menenangkan Ajik Krisna dan penumpang lainnya yang tampak tegang.
Raffi disebut terus memberikan dukungan moral dan kata-kata penyemangat agar semua tetap berpikir jernih dan menyerahkan situasi kepada pilot yang menangani penerbangan.
6. Penerbangan Tetap Dilakukan Meski Cuaca Kurang Bersahabat
Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa sebelum terbang, pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG dan mengetahui adanya potensi cuaca kurang baik.
Namun, karena jadwal yang sangat padat—termasuk keharusan terbang ke Solo pada pukul 11.00 WITA—penerbangan tetap dilakukan.
Baca Juga: Nge-Jokes 1+1=2 yang Viral, Akun Bali United Kena Sentil: Gak Ada Kerjaan Ya?
Helikopter berangkat sekitar pukul 10.00 WITA, saat hujan gerimis mulai turun dan cuaca berubah menjadi mendung.
7. Berhasil Mendarat Selamat di Bandara Ngurah Rai
Berkat ketenangan dan pengalaman pilot, helikopter akhirnya berhasil keluar dari zona kabut dan mendarat dengan selamat di Bandara Ngurah Rai.
Raffi Ahmad dan rombongan menyampaikan apresiasi atas profesionalisme pilot yang dinilai menjadi faktor penentu keselamatan penerbangan. Pilot diketahui memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Insiden ini pun berakhir tanpa korban, meski sempat menimbulkan ketegangan baik di udara maupun di darat.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Pengamat: Seskab Teddy Jalankan Peran Mediator Kebijakan Presiden di Tengah Kritik
-
Puncak Mudik Diprediksi 1618 Maret, 6.800 Personel Gabungan Dikerahkan di Jakarta
-
Hadiri Sidang Praperadilan, Gus Yaqut: Saya Yakin Kebenaran Akan Menemukan Jalannya
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Jakarta Terancam Penumpukan Sampah Imbas Longsor TPST Bantar Gebang?
-
Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang
-
Khusus di Bali, Begini Panduan Takbiran Lebaran Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Kronologi Lengkap Pria Bekasi Jatuh dari Lantai Tiga PIM 2 Jakarta Selatan, Terekam CCTV
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei
-
TPST Bantargebang Longsor! Pramono Ungkap Pemicu Petaka Sampah Akibat Hujan Ekstrem