- Hujan deras sejak Kamis pagi memicu genangan yang melanda 45 RT dan 22 ruas jalan strategis Jakarta.
- Jakarta Selatan paling parah terdampak, sementara Sukabumi Selatan mencapai ketinggian genangan hingga 90 sentimeter.
- BPBD DKI Jakarta mengerahkan petugas gabungan untuk menyedot air, menargetkan genangan segera surut.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) pagi memicu kemunculan genangan air di berbagai titik strategis ibu kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 45 Rukun Tetangga (RT) dan 22 ruas jalan kini terendam banjir hingga sore ini.
Jakarta Selatan menjadi wilayah terdampak cukup parah dengan total 27 RT yang tergenang, di mana Kelurahan Petogogan mendominasi rembesan air sebanyak 26 RT.
Sementara itu, di wilayah Jakarta Barat tercatat terdapat 18 RT yang terdampak genangan akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi.
Kondisi cukup memprihatinkan terpantau di Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air yang melonjak drastis hingga mencapai 90 sentimeter.
Selain pemukiman, akses mobilitas warga juga terganggu lantaran 22 ruas jalan di seantero Jakarta terendam air dengan kedalaman yang bervariasi.
Kawasan Jakarta Utara mencatat beberapa titik di Jalan Gaya Motor mengalami genangan dengan ketinggian paling signifikan mencapai 50 sentimeter.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel lintas dinas untuk melakukan penyedotan air guna memastikan tali-tali air berfungsi secara optimal di setiap wilayah.
Petugas gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat terus bersiaga melakukan penanganan di lapangan.
Baca Juga: Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," bunyi keterangan resmi BPBD DKI Jakarta.
Warga yang berada dalam kondisi darurat diimbau untuk tidak panik dan segera menghubungi layanan pusat bantuan untuk mendapatkan pertolongan cepat.
Berita Terkait
-
Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel
-
Ancaman Daging Sapi Langka di Jabodetabek, Pedagang Ancam Mogok Jualan 3 Hari, Ini Pemicunya
-
Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya
-
Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
-
Target Juara Persija Jakarta, Paulo Ricardo Ngaku Siap Uji Nyali di Super League
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Jalur Rahasia Forwarder Terbongkar, Jutaan Kosmetik China Ilegal Banjiri Pasar
-
Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini
-
Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
-
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Jenderal Teheran Ancam Serangan Lebih Besar Jika Dibalas
-
Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti