News / Metropolitan
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:33 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Warga beraktivitas di tengah genangan banjir yang merendam di sekitar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, lumpuh total pada Kamis akibat genangan air setinggi 15-20 cm.
  • Genangan air menyebabkan kemacetan parah mencapai 9 kilometer, memaksa banyak motor mogok.
  • Kondisi diperparah oleh Flyover Pesing yang juga tergenang, membuat lalu lintas tersendat total.

Suara.com - Pemandangan horor menyambut para pengendara yang melintasi Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Kamis (tanggal/bulan/tahun).

Salah satu arteri vital penghubung Jakarta dan Tangerang ini lumpuh total setelah genangan air mengubah sebagian badan jalan menjadi 'sungai' dadakan, memicu kemacetan parah yang dilaporkan mengular hingga 9 kilometer.

Bagi ribuan pengendara, perjalanan pagi yang seharusnya rutin berubah menjadi mimpi buruk.

Antrean kendaraan yang nyaris tak bergerak terpantau membentang panjang mulai dari area perbatasan Tangerang hingga menjelang Flyover Pesing.

Pemandangan lautan kendaraan yang terjebak kemacetan menjadi potret kelumpuhan lalu lintas di koridor barat Jakarta.

Biang kerok dari kekacauan massal ini adalah genangan air setinggi 15 hingga 20 sentimeter yang merendam ruas jalan di sekitar kantor Samsat Jakarta Barat. Meski ketinggian air terdengar sepele, genangan tersebut cukup untuk membuat kendaraan, terutama sepeda motor, tak berkutik.

Para pengendara roda dua dihadapkan pada pilihan sulit. Sebagian besar memilih untuk memutar balik, mencari rute alternatif yang juga sudah padat.

Namun, sebagian lainnya yang nekat mencoba menerobos genangan harus menelan pil pahit. Tak sedikit motor yang akhirnya mogok di tengah jalan, menambah ruwet kondisi lalu lintas dan memaksa pemiliknya untuk mendorong kendaraan di tengah kepungan macet.

Pemandangan unik terlihat di perempatan Cengkareng, di mana puluhan pengendara motor memilih untuk "menyerah".

Baca Juga: Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih

Mereka memarkirkan kendaraannya di depan Pos Lalu Lintas Cengkareng, menunggu air surut sambil pasrah melihat antrean kendaraan yang tak kunjung terurai.

Di titik banjir, praktis hanya satu lajur yang bisa dilalui, yakni jalur bus Transjakarta yang posisinya lebih tinggi.

Akibatnya, semua kendaraan, dari mobil pribadi hingga truk, harus rela antre panjang untuk bisa melintas, menciptakan efek leher botol (bottleneck) yang menjadi pemicu utama kemacetan total.

Kondisi tak lebih baik terjadi di atas. Jalan layang atau Flyover Pesing juga dilaporkan ikut tergenang air dengan ketinggian mencapai 15 cm.

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, petugas kepolisian yang berjaga di lokasi sigap menghalau para pengendara motor agar tidak naik ke atas jalan layang.

Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengonfirmasi bahwa simpul kemacetan ini sudah terbentuk sejak jam sibuk berangkat kerja di pagi hari. Pihaknya kini berjibaku di lapangan untuk mengurai kepadatan.

Load More