- Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse, dikabarkan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Surya Paloh.
- Bendahara Umum NasDem mengonfirmasi kebenaran kabar surat pengunduran diri tersebut pada Kamis (22/1/2026) sore.
- Dampak status Rusdi Masse sebagai anggota DPR RI akan diputuskan kemudian oleh pengurus pusat DPP NasDem.
Suara.com - Ketua DPW Sulawesi Selatan (Sulsel) Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu, dikabarkan telah mengajukan surat pengunduran diri dari partai.
Surat pengunduran diri tersebut bahkan disebut telah berada di meja Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Kabar itu dibenarkan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (22/1/2026) sore.
“Itu beritanya sudah (ada),” kata Sahroni kepada Suara.com.
Saat ditanya apakah pengunduran diri tersebut otomatis berdampak pada status Rusdi Masse sebagai anggota DPR RI atau berujung pada mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), Sahroni menyebut hal itu masih menunggu keputusan pengurus pusat partai.
“Nah itu tunggu keputusan DPP,” ujarnya.
Terkait kabar Rusdi Masse bakal bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai mundur dari NasDem, Sahroni hanya menanggapi secara diplomatis.
“Desas-desusnya begitu, tapi nggak tahu pastinya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengaku belum mengecek kebenaran kabar pengunduran diri Rusdi Masse.
Baca Juga: Mengapa Bank Indonesia Harus Dijaga dari Intervensi Politik?
“Nanti saya cek ya,” kata Saan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Saat disinggung soal isu Rusdi Masse akan menyeberang ke PSI, Saan juga belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini Rusdi masih tercatat sebagai Ketua DPW NasDem Sulsel sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.
“Ah belum tahu juga kita, karena saya belum lihat suratnya. Sampai hari ini, dia masih tercatat Ketua NasDem di Sulsel dan masih di DPR,” kata Saan.
Berita Terkait
-
Mengapa Bank Indonesia Harus Dijaga dari Intervensi Politik?
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
-
Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik
-
Menyusu Celeng: Satire Politik tentang Nafsu, Dendam, dan Kuasa
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
Terkini
-
Israel Balas Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran
-
3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran
-
Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan 2 Tersangka Swasta Kasus Kuota Haji Hari Ini
-
Kejar Deadline Oktober! Dasco Ungkap Kunci Percepatan UU Ketenagakerjaan Baru Ada di Tangan Buruh
-
Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu
-
Bupati Nonaktif Cilacap Gugat Status Tersangka, KPK Siap Hadapi
-
Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara