Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
- Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat menjadi inspektur upacara penghormatan korban kecelakaan pesawat di Jakarta Selatan.
- Presiden Prabowo Subianto menelepon langsung Menteri Trenggono untuk menanyakan kondisi pasca insiden kelelahan tersebut.
- Insiden terjadi di Auditorium KKP saat prosesi penyerahan jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 kepada negara.
Sesaat setelah pernyataan itu selesai, suara berdebam keras tiba-tiba terdengar menggema di dalam auditorium. Suara itu berasal dari tubuh Menteri Trenggono yang tumbang dari posisinya sebagai inspektur upacara.
Suasana yang semula hening langsung berubah menjadi riuh oleh keterkejutan para peserta upacara.
Dengan sigap, Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan langsung mengambil alih posisi inspektur upacara untuk memastikan prosesi tetap berjalan hingga selesai.
Seusai upacara, Didit memberikan konfirmasi mengenai kondisi terkini atasannya. Ia memastikan bahwa Trenggono sudah siuman dan kondisinya tidak mengkhawatirkan.
“Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” ujar Didit singkat kepada awak media.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Usai Pingsan Saat Upacara Duka, Kondisi Menteri Trenggono Berangsur Pulih
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Momen Haru Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR-42-500, Menteri KKP Sempat Pingsan
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo