- Thomas Djiwandono tunjukkan surat pengunduran diri dari Gerindra di uji kelayakan.
- Langkah ini sebagai komitmen untuk menjaga profesionalisme dan independensi Bank Indonesia.
- Ia sudah tidak menjabat Bendahara Umum Gerindra sejak Maret 2025.
Suara.com - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono, menunjukkan bukti pengunduran dirinya sebagai kader Partai Gerindra dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, Senin (26/1/2026). Langkah ini ia lakukan sebagai komitmen untuk menjaga profesionalisme dan independensi bank sentral.
Thomas menegaskan bahwa status keanggotaannya di Gerindra telah berakhir efektif sejak 31 Desember 2025.
"Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun ini (2025). Ini adalah komitmen saya terhadap independensi Bank Indonesia dan rasa profesionalisme saya," ujar Thomas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Tunjukkan Bukti Fisik ke DPR
Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, sempat meminta Thomas untuk menunjukkan bukti fisik surat pengunduran dirinya. Thomas kemudian memperlihatkan selembar surat pengunduran diri dan surat keputusan dari DPP Partai Gerindra kepada para anggota dewan.
"Resmi, Pak. Resmi dari surat pengunduran diri saya dan dari DPP Gerindra," kata Thomas saat menunjukkan dokumen tersebut.
Lebih lanjut, Wakil Menteri Keuangan ini menjelaskan bahwa ia sebenarnya sudah cukup lama meninggalkan jabatan struktural di partai. Ia telah melepaskan jabatannya sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra, posisi yang ia pegang selama 17 tahun, sejak Maret 2025.
"Saya waktu itu memutuskan meminta izin tidak menjadi bendahara umum karena perlu ada regenerasi," pungkasnya.
Baca Juga: Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun