- Seorang pria bernama Izaac Pelupessy ditemukan tewas di rumah kontrakan Kampung Bali, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (26/1/2026).
- Penemuan jenazah satpam tersebut berawal dari laporan tetangga mengenai bau tidak sedap dari kamar nomor dua.
- Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban yang sudah membengkak; diduga meninggal karena sakit.
Suara.com - Seorang pria ditemukan tewas dalam rumah kontrakan, di Kampung Bali, RT 3/4, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).
Kapolsek Kalideres, Kompol Arnold Julius Simanjuntak mengatakan, korban diketahui bernama Izaac Pelupessy, yang sehari-hari berprofesi sebagai satpam.
“Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di sebuah kamar kontrakan di wilayah Kalideres,” ujar Arnold, saat dikonfirmasi, Senin.
Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia berdasarkan laporan tetangga. Kemudian, mereka melaporkannya ke pihak kepolisian.
Mendapati laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi. Tim langsung menyelidiki penyebab kematian.
Berdasarkan keterangan penjaga kontrakan, sejak pagi hari tercium aroma yang tidak sedap.
Setelah ditelusuri, sumber bau berasal dari kamar kontrakan nomor 2 yang pintunya dalam keadaan sedikit terbuka.
Hasil pemeriksaan awal oleh Tim Inafis Polres Metro Jakarta Barat menyebutkan, jenazah ditemukan dalam posisi terbaring di atas kasur lantai di dalam kamar kontrakan yang berada di lantai dua.
Kondisi tubuh korban sudah membengkak, berwarna kebiruan, dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Baca Juga: Mobil Ringsek, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Bandara Tabrak Minibus di Perlintasan Sebidang Kalideres
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit,” tandas Arnold.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor