- Seorang pedagang takoyaki berinisial MI (52) ditangkap polisi di Kalideres, Jakarta Barat atas dugaan cabul anak 11 tahun.
- Pelaku memanfaatkan kedekatan dan menjemput korban menggunakan sepeda mini dengan dalih mengajak bermain.
- Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya dan disangkakan Pasal 82 UU Perlindungan Anak.
Suara.com - Warga di kawasan Jalan Bambu Larangan, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, digegerkan dengan penangkapan seorang pedagang takoyaki.
Pria paruh baya berinisial MI (52) itu diamankan polisi atas dugaan kasus pencabulan terhadap seorang anak perempuan yang baru berusia 11 tahun.
Peristiwa miris ini terungkap setelah pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan terduga pelaku pada Kamis (8/1/2025).
Penangkapan ini sontak membuat geger lingkungan sekitar, mengingat pelaku sehari-hari dikenal sebagai penjual makanan khas Jepang.
Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap MI.
"Ya, benar, kami telah mengamankan seorang pria paruh baya berinisial MI (52) yang merupakan pedagang takoyaki, yang diduga melakukan aksi perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur," ujar Arnold saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Setelah penangkapan, MI langsung digelandang ke Mapolsek Kalideres untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mengingat kasus ini melibatkan anak di bawah umur, penanganannya akan dilimpahkan ke unit khusus yang lebih berkompeten.
"Setelah dilakukan pemeriksaan awal lengkap, akan kami limpahkan ke unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat," kata Arnold sebagaimana disitat dari kantor berita Antara.
Modus Jemput Pakai Sepeda Mini
Baca Juga: Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Kevin Adrian, membeberkan kronologi dan modus bejat yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Terungkap bahwa pelaku dan korban sebelumnya pernah tinggal bertetangga, sehingga ada kedekatan yang disalahgunakan oleh pelaku.
Meskipun saat ini korban diketahui sudah pindah rumah, pelaku rupanya masih bisa menjangkau korban. Kejadian nahas itu bermula ketika MI dengan sengaja menjemput korban di kediamannya.
Dengan dalih mengajak bermain, pelaku menjemput korban menggunakan sebuah sepeda mini. Aksi ini dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan dan izin dari orang tua korban. Kepercayaan yang ada dimanfaatkan pelaku untuk membawa korban pergi ke lokasi kejadian.
Sesampainya di sebuah tempat yang sepi, niat busuk pelaku pun terungkap. MI kemudian menyuruh korban untuk membuka seluruh pakaiannya dan melakukan tindakan asusila yang merusak masa depan anak tersebut.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku tidak dapat mengelak lagi. Di hadapan penyidik, pedagang takoyaki itu akhirnya mengakui semua perbuatan kejinya terhadap korban yang masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
Modus Jemput Pakai Sepeda Mini, Pedagang Takoyaki di Kalideres Tega Cabuli Bocah di Bawah Umur
-
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
-
Mobil Ringsek, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Bandara Tabrak Minibus di Perlintasan Sebidang Kalideres
-
Jakarta Kebakaran Lagi, 10 Warung di Kalideres Ludes Terbakar
-
Berkeliaran di Kantin SD Tiap Pagi, ASN Predator Seks Anak Cabuli 5 Siswa di NTB, Begini Modusnya!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama