- Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 pada Selasa (27/1/2026) di Sleman melukai dua warga di Prambanan tertimpa teras rumah roboh.
- BPBD Sleman mencatat dampak lain gempa dan cuaca ekstrem, termasuk pohon tumbang menimpa kendaraan dan rumah di Ngaglik dan Seyegan.
- Gempa menyebabkan kerusakan atap rumah dan fasilitas umum di Gunungkidul, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Suara.com - Dua warga di Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa bumi mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).
Peristiwa ini menjadi dampak paling signifikan yang dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman dalam laporan situasi terbarunya, Selasa (28/1/2026).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi di Dusun Tirto, Kalurahan Gayamharjo, Prambanan, Sleman.
"Teras rumah roboh dan menimpa pemilik rumah, dua korban luka," kata Bambang, Rabu (28/1/2026).
Dua korban luka tersebut adalah pemilik rumah Paiyem (50) dan sang menantu, Yuli (40).
Bambang menjelaskan, Paiyem mengalami cedera cukup serius di bagian kepala dan sempat kehilangan kesadaran akibat benturan material bangunan. Namun, kondisinya kini dilaporkan berangsur membaik dan stabil.
Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga langsung melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh.
"Penanganan yang dilakukan sudah dilaksanakan pembersihan puing-puing runtuhan," ujarnya.
Secara umum, dampak gempa dirasakan cukup luas, sejalan dengan data parameter gempa yang diterima BPBD dari BMKG. Guncangan bermagnitudo 4,5 tersebut terdeteksi cukup kuat di beberapa wilayah sekitar pusat gempa di Bantul hingga ke daerah lain.
Baca Juga: BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
Di luar kejadian gempa, Bambang juga melaporkan dampak cuaca ekstrem pada hari yang sama. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang.
Di Ngaglik, pohon tumbang menimpa kendaraan. Sementara di Kapanewon Seyegan, pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga. Seluruh kejadian tersebut telah ditangani petugas di lapangan bersama warga.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryanta, mencatat dampak kerusakan fisik signifikan terjadi di Kabupaten Gunungkidul.
Berdasarkan laporan yang diterima, guncangan gempa menyebabkan kerusakan struktur sejumlah bangunan di Kapanewon Gedangsari dan Nglipar. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga, seperti di Kalurahan Ngalang dan Pengkol.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya Balai Padukuhan Ngasem, Balai Padukuhan Pagutan, serta Mushola Al Ikhlas di Nglipar. Kerusakan dilaporkan berupa atap runtuh hingga dinding retak.
Total kerugian materiil akibat kerusakan di sepuluh titik lokasi tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta
-
Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi
-
Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender
-
Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat
-
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan