- Tiga warga Desa Ngadirejo, Tuban, telah tersertifikasi sebagai operator drone pertanian melalui program pemberdayaan desa.
- Pemanfaatan drone diharapkan meningkatkan efisiensi pertanian, mengatasi kendala tenaga kerja, serta mempercepat proses budidaya.
- SnackVideo menyerahkan satu unit drone pertanian dan pompa air pada acara penutup Program Desa Sejahtera tanggal 25 Januari 2026.
Suara.com - Upaya modernisasi pertanian mulai terlihat nyata di Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Melalui program pemberdayaan desa, tiga warga setempat kini resmi mengantongi sertifikasi sebagai operator drone pertanian, sebuah langkah penting untuk memastikan pemanfaatan teknologi yang aman, efektif, dan berkelanjutan di tingkat desa.
Sertifikasi ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun pusat pembelajaran lokal. Dengan adanya operator terlatih di desa, para petani lain dapat belajar langsung cara menggunakan teknologi drone untuk penyemprotan, pemantauan lahan, hingga meningkatkan efisiensi proses budidaya.
Pemanfaatan drone pertanian dinilai mampu menjawab berbagai tantangan klasik sektor pertanian, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga kebutuhan efisiensi biaya dan waktu. Selain mempercepat pekerjaan di lahan, penggunaan drone juga membantu penyemprotan yang lebih merata dan terukur.
Kepala Satgas Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian BRMP Mektan, Tri Saksono, S.P., mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran teknologi yang dibarengi peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan modernisasi pertanian desa.
“Pemanfaatan drone pertanian seperti ini sangat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja dan hasil panen. Program yang melibatkan pelatihan operator lokal akan memberikan dampak jangka panjang bagi desa,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, teknologi tidak hanya berhenti sebagai bantuan alat, tetapi benar-benar menjadi bagian dari sistem pertanian desa yang bisa terus berkembang.
Langkah tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Desa Sejahtera yang digelar SnackVideo di Desa Ngadirejo pada 25 Januari 2026. Dalam kegiatan itu, kelompok tani setempat juga menerima dukungan berupa satu unit drone pertanian DJI T10 serta mesin pompa air untuk menunjang kebutuhan irigasi dan pengolahan lahan.
Program ini menjadi penutup rangkaian Desa Sejahtera Musim ke-3 yang sepanjang 2025 telah menjangkau sejumlah desa di berbagai daerah. Di Tuban, kegiatan dihadiri ribuan warga dan dikemas dengan pendekatan yang memadukan teknologi, pemberdayaan masyarakat, serta aktivitas sosial dan budaya.
Selain dukungan alat dan pelatihan, acara juga diramaikan berbagai kegiatan komunitas, mulai dari pertunjukan seni lokal, layanan kesehatan gratis bagi lansia, hingga ruang bermain anak. Sejumlah mitra turut berpartisipasi melalui aktivitas interaktif yang menyatu dengan keseharian warga.
Baca Juga: Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian
Melalui program ini, SnackVideo menegaskan komitmennya untuk mendorong desa-desa di Indonesia agar semakin siap memanfaatkan teknologi secara mandiri. Penguatan kapasitas masyarakat dinilai menjadi fondasi penting agar inovasi tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora