- Korban penganiayaan, Aldi Mulya Putra, meminta polisi segera memproses dan menjerat pelaku dengan hukuman setimpal atas pemukulan di Jakarta Barat.
- Peristiwa terjadi karena korban menegur pengendara motor yang merokok saat membawa bayi, yang berujung penyiraman rokok dan perkelahian fisik.
- Kapolsek Palmerah menyatakan pelaku telah diamankan namun tidak ditahan karena penerapan pasal KUHP baru dengan ancaman hukuman ringan.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga mengancam akan membunuh perekam akibat rokok di tangannya disiram air.
"Gua anak sini, lo gua matiin ya di sini," teriaknya.
Sang istri sempat mencoba menenangkan pelaku, namun juga menyalahkan perekam karena menyiramkan air ke rokok tersebut.
Pelaku kemudian menanyakan asal perekam, hingga menyebut institusi kepolisian dan sebuah nama yang diduga merupakan kenalannya.
"Anak mana sih lu? Lu polisi emang gua tanya? Gua panggilin Pak Joko nih ya," serunya.
Perekam tidak merespons dan hanya menyebut akan melakukan visum untuk melaporkan kekerasan yang dialaminya.
Sementara itu, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menyebut kasus keributan jalanan tersebut sebenarnya terjadi pada pertengahan Januari 2026.
Setelah peristiwa itu, korban sempat membuat laporan polisi pada 16 Januari 2026, sebelum video tersebut viral.
"Saya sudah cek, korban sudah membuat LP (laporan polisi) tanggal 16 Januari lalu. Tapi videonya viralnya baru kemarin," kata Gomos saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Jadwal Proliga Gresik Hari Ini: Klub Megawati Hangestri Hadapi Medan Falcons
Gomos juga membenarkan adanya anggota Polsek Palmerah bernama Joko yang diduga disebut oleh pelaku sebagai beking.
Ia menegaskan akan menanyakan langsung kepada anggotanya tersebut apakah mengenal sosok pelaku yang terekam dalam video.
"Nanti kami akan segera tanyakan kepada Pak Joko, apakah yang bersangkutan mengenal pelakunya atau tidak," tandas Gomos.
Berita Terkait
-
Jadwal Proliga Gresik Hari Ini: Klub Megawati Hangestri Hadapi Medan Falcons
-
Terdalam 3,5 Meter! Warga Pejaten Timur Terjebak di Lantai Dua, Pemandangan di Dalam Rumah Bikin Syok
-
Link Live Streaming Persita Tangerang vs Persija Jakarta, Jumat 30 Januari 2026 Sore
-
Carlos Pena Janji Persita Tampil Habis-habisan Redam Kekuatan Baru Persija Jakarta di Derby Panas
-
Benteng Indomilk Arena Jadi Andalan, Persita Siap Pecundangi Persija Jakarta
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari