- Pandji Pragiwaksono diperiksa Bareskrim Polri pada Senin (2/2/2026) terkait dugaan ujaran kebencian SARA terhadap masyarakat Toraja.
- Komika tersebut dicecar 48 pertanyaan mengenai materi pertunjukan lama yang diselenggarakan pada tahun 2013.
- Meskipun sudah meminta maaf, Pandji tetap mengikuti proses hukum atas laporan yang berlanjut terkait kasus Toraja.
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono diperiksa Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap masyarakat Toraja. Dalam pemeriksaan tersebut, Pandji mengaku dicecar 48 pertanyaan dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber.
“Ada 48 pertanyaan,” kata Pandji Pragiwaksono usai diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).
Pandji menyebut pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Ia mengatakan kehadirannya di Bareskrim merupakan tindak lanjut panggilan penyidik terkait laporan kasus Toraja.
“Dapat panggilan untuk terkait kasus yang Toraja,” katanya.
Menurut Pandji, materi yang dipersoalkan merupakan pertunjukan lama yang digelar pada 2013 dan bukan berkaitan dengan pertunjukan Mens Rea.
“Bukan mens rea. Ini untuk pertunjukkan lain lagi yang sudah lama. Pertunjukkannya tahun 2013, kemudian dipermasalahkan sekarang,” katanya.
Pandji juga mengungkapkan dirinya sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Toraja. Namun, laporan tetap berlanjut sehingga ia memilih mengikuti proses hukum yang berjalan.
“Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan dan sudah ada bisa dilihat publik juga. Tapi mungkin ini meneruskan laporan aja kali ya. Saya ikutin prosesnya aja,” ucapnya.
Sementara Kuasa hukum Pandji, Haris Azhar, mengatakan pemeriksaan ini merupakan yang pertama bagi kliennya meski sebelumnya telah ada dua kali pemanggilan.
Baca Juga: Habib Bahar Bin Smith Respons Keras Pandji Pragiwaksono yang Jadikan Salat Bahan Lelucon
“Ini diperiksa pertama kali, pemanggilan udah dua kali. Cuman waktu itu Pandji belum ada di Indonesia,” ujar Haris.
Haris juga membenarkan bahwa Pandji memang juga dilaporkan sejumlah pihak terkait materi stand up comedy Mens Rea. Namun perkara tersebut menurutnya masih dalam tahap penyelidikan.
“Updatenya kalau kita lihat pemberitaan, polisi lagi periksa sejumlah saksi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
BEI Pasrah Bareskrim Telusuri Praktik Goreng Saham
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Bareskrim Turun Tangan! Isu Saham Gorengan Diselidiki Usai IHSG Terjun Bebas
-
Habib Bahar Bin Smith Respons Keras Pandji Pragiwaksono yang Jadikan Salat Bahan Lelucon
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual