- Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan kader bekerja melayani rakyat kecil pada HUT ke-18 partai.
- HUT ke-18 menjadi tonggak memperkuat perjuangan politik Gerindra untuk kesejahteraan rakyat dan mengawal program Presiden Prabowo.
- Gerindra menekankan tugas kader adalah membuat "Wong Cilik Iso Gemuyu" melalui pengabdian nyata dan dampak yang dirasakan masyarakat.
Langkah ini dinilai sangat krusial bagi kelompok usia produktif di Indonesia, terutama mereka yang berada di rentang usia 18-45 tahun di kota-kota besar.
Kelompok ini merupakan segmen audiens yang paling kritis terhadap realisasi janji-janji politik, terutama yang berkaitan dengan lapangan kerja, stabilitas harga pangan, dan jaminan sosial yang adil.
Filosofi "Wong Cilik Iso Gemuyu"
Salah satu hal yang paling menarik perhatian dalam peringatan HUT ke-18 ini adalah penekanan pada slogan dan filosofi kepemimpinan yang diusung oleh Prabowo Subianto.
Dasco menyampaikan bahwa esensi dari kekuasaan politik yang dipegang oleh Gerindra saat ini adalah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kelas bawah.
Dalam konteks politik Indonesia, istilah "Wong Cilik" selalu menjadi poros utama perjuangan. Gerindra berupaya menerjemahkan istilah tersebut ke dalam tindakan nyata melalui slogan peringatan tahun ini: "Kompak, Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia Raya."
Slogan ini mencerminkan instruksi kepada seluruh kader agar tidak hanya diam di tempat, tetapi bergerak aktif memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas.
Lebih lanjut, Dasco menggarisbawahi pesan mendalam dari Presiden Prabowo mengenai tujuan akhir dari sebuah kepemimpinan nasional.
"Presiden Prabowo selalu menyampaikan pesan, tugas pemimpin adalah membuat Wong Cilik Iso Gemuyu," tegas Dasco.
Baca Juga: Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
Istilah "Wong Cilik Iso Gemuyu" yang berarti rakyat kecil bisa tertawa, mengandung makna mendalam bahwa indikator kesuksesan pemerintah bukanlah sekadar angka-angka statistik di atas kertas, melainkan senyum puas dari rakyat yang kebutuhan dasarnya terpenuhi, anak-anaknya bisa bersekolah dengan baik, dan mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Berita Terkait
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
-
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pegawai Inti SPPG Jadi ASN: Tapi Tetap Harus Penuhi Kriteria
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes