News / Nasional
Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:49 WIB
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Baca 10 detik
  • Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan kader bekerja melayani rakyat kecil pada HUT ke-18 partai.
  • HUT ke-18 menjadi tonggak memperkuat perjuangan politik Gerindra untuk kesejahteraan rakyat dan mengawal program Presiden Prabowo.
  • Gerindra menekankan tugas kader adalah membuat "Wong Cilik Iso Gemuyu" melalui pengabdian nyata dan dampak yang dirasakan masyarakat.

Langkah ini dinilai sangat krusial bagi kelompok usia produktif di Indonesia, terutama mereka yang berada di rentang usia 18-45 tahun di kota-kota besar.

Kelompok ini merupakan segmen audiens yang paling kritis terhadap realisasi janji-janji politik, terutama yang berkaitan dengan lapangan kerja, stabilitas harga pangan, dan jaminan sosial yang adil.

Filosofi "Wong Cilik Iso Gemuyu"

Salah satu hal yang paling menarik perhatian dalam peringatan HUT ke-18 ini adalah penekanan pada slogan dan filosofi kepemimpinan yang diusung oleh Prabowo Subianto.

Dasco menyampaikan bahwa esensi dari kekuasaan politik yang dipegang oleh Gerindra saat ini adalah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kelas bawah.

Dalam konteks politik Indonesia, istilah "Wong Cilik" selalu menjadi poros utama perjuangan. Gerindra berupaya menerjemahkan istilah tersebut ke dalam tindakan nyata melalui slogan peringatan tahun ini:  "Kompak, Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia Raya."

Slogan ini mencerminkan instruksi kepada seluruh kader agar tidak hanya diam di tempat, tetapi bergerak aktif memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

Lebih lanjut, Dasco menggarisbawahi pesan mendalam dari Presiden Prabowo mengenai tujuan akhir dari sebuah kepemimpinan nasional.

"Presiden Prabowo selalu menyampaikan pesan, tugas pemimpin adalah membuat Wong Cilik Iso Gemuyu," tegas Dasco.

Baca Juga: Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin

Istilah "Wong Cilik Iso Gemuyu" yang berarti rakyat kecil bisa tertawa, mengandung makna mendalam bahwa indikator kesuksesan pemerintah bukanlah sekadar angka-angka statistik di atas kertas, melainkan senyum puas dari rakyat yang kebutuhan dasarnya terpenuhi, anak-anaknya bisa bersekolah dengan baik, dan mendapatkan akses kesehatan yang layak.

Load More