- Sufmi Dasco Ahmad dinilai mampu menjadi peredam gejolak politik dan bencana alam dalam tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo.
- Dasco berperan strategis sebagai perpanjangan tangan Presiden di parlemen dan mesin partai, menjaga stabilitas pemerintahan.
- Posisi Dasco lebih dekat dengan Presiden Prabowo dibandingkan para menteri kabinet dalam hal koordinasi dan komunikasi.
Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dinilai mampu menjadi figur buffer power, di tengah beragam gejolak politik, ekonomi, maupun bencana alam, yang terjadi dalam setahun pertam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion atau IPO, Dedi Kurnia Syah, dikutip hari Sabtu (31/1/2026), mengatakan Dasco tidak mewakili kebanyakan tipologi politisi.
"Dia bukan sekadar pejabat legislatif, tapi menguasai lintas bidang, ini penting di tengah gejolak," kata Dedi Kurnia Syah.
Dasco, kata dia, mampu berperan dalam tata kelola pemerintahan seperti terlibat dalam pemulihan pascabencana di Aceh.
Tak hanya itu, Dasco juga bisa berperan dalam manajemen aset negara, sehingg menjadikan sosoknya sebagai pilar yang sangat dibutuhkan dalam konstelasi politik saat ini.
Peran 'Buffer Power' dalam Menjaga Stabilitas
Dalam dunia politik yang penuh tekanan, seorang presiden membutuhkan sosok yang mampu menjadi peredam kejut atau pelindung dari turbulensi politik.
Dedi menilai Dasco telah mengambil peran tersebut dengan sangat efektif.
Hubungan emosional dan organisasional yang panjang dengan Prabowo Subianto memberikan Dasco legitimasi yang kuat.
Baca Juga: Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
"Dasco secara struktural maupun politik sangat dekat dengan Presiden Prabowo, sehingga dia menjadi buffer power, atau sosok yang mampu meredam tekanan terhadap pemerintah."
Peran ini, menurut Dedi, tidak muncul secara tiba-tiba. Dasco dianggap memiliki kemiripan dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah politik Indonesia yang mampu menjaga keseimbangan kekuasaan di era presiden sebelumnya.
Kehadiran Dasco di samping Prabowo dinilai menyerupai peran strategis mendiang Taufiq Kiemas pada era Megawati Soekarnoputri atau Yenny Wahid di masa pemerintahan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Perpanjangan Tangan Presiden di Parlemen dan Partai
Sebagai Wakil Ketua DPR RI, Dasco memiliki kendali atas proses legislasi, sementara posisinya di Gerindra memastikan mesin partai tetap solid mendukung visi kepresidenan.
Fleksibilitas ini memungkinkan Dasco bergerak cepat dalam menangani berbagai isu krusial yang memerlukan solusi lintas sektoral.
Berita Terkait
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
-
Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat
-
Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo
-
Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
-
Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota
-
Bukan Era Orde Baru, Aktivis 98 Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ditangani Transparan
-
Pemerintah Apresiasi Langkah Cepat Polri Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Peserta Mudik Gratis DKI Membeludak, Bank Jakarta Ikut Sumbang 20 Bus ke Jawa Hingga Sumatra
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat
-
Panduan Lengkap Rukyat Hilal Syahwal, Begini Cara Arab Saudi Tentukan Lebaran 2026
-
Ada Perbedaan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Versi TNI dan Polri, Ini Kata DPR
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja
-
Menaker Yassierli Dorong Model Kemitraan Inklusif Lewat Program Mudik Bersama
-
Aktivis LP3ES Kecam Penyiraman Air Keras Kepada Andrie Yunus: Alarm Pembungkaman Demokrasi