- Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan publik Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen pada Januari 2026.
- Sufmi Dasco Ahmad menegaskan 17,1 persen masyarakat yang kurang puas akan menjadi bahan evaluasi serius pemerintah.
- Pemerintah akan fokus memperbaiki sektor ekonomi dan pemerataan bantuan sosial sebagai respons masukan publik.
Secara rinci, hasil survei mengenai kinerja Prabowo adalah sangat puas 13,0 persen;
cukup puas 66,9 persen; kurang puas 17,1 persen; tidak puas sama sekali 2,2 persen, dan TT/TJ 0,8 persen.
"Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall berada di, kalau dijumlahkan dengan cukup puas masih lumayan 79,9 persen tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas," tutur Burhanuddin.
Burhanuddin mengatakan tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo lebih tinggi dibanding dua presiden sebelumnya, yakni Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). buatin judul catchy dan meta desc
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya
-
Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas
-
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
-
Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara
-
Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit
-
Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?