Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, Aceh. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kerja TP PKK untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut diberikan sebagai tanda bahwa TP PKK memperhatikan masyarakat terdampak bencana. Meskipun demikian, Tri menyadari bantuan yang dibawa tidak begitu banyak.
“Mudah-mudahan bisa meringankan Bapak-Ibu semua yang saya tahu bebannya cukup berat, karena ini musibah yang bukan main-main," ujar Tri Tito di Desa Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (9/2/2026).
Tri bersyukur kondisi di daerah terdampak berangsur-angsur pulih seiring upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak terkait. Dengan upaya tersebut, akses jalan yang sempat rusak kini sudah dapat dilewati termasuk jembatan yang sempat terputus. Rumah-rumah yang awalnya dipenuhi lumpur sisa banjir juga kini mulai bersih.
“Anak-anak sudah mulai bisa belajar kembali. Kita menata kembali kehidupan kita agar bisa normal seperti semula,” ujarnya.
Ia menyadari banyak fasilitas publik yang hilang akibat dilanda bencana. Namun, ia meyakini bahwa pemerintah akan terus melanjutkan berbagai program pemulihan pascabencana.
“Mudah-mudahan pembangunan akan terus memperbaiki semua fasilitas dan Bapak-Ibu bisa kembali [menjalankan aktivitas secara] normal," ujar Tri.
Selain dari pemerintah, ia juga berharap adanya dukungan dari pihak terkait lainnya untuk membantu memulihkan daerah terdampak. Terlebih, upaya pemulihan tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dengan demikian, berbagai fasilitas dapat segera dipulihkan sehingga masyarakat bisa kembali menikmatinya.
Di sisi lain, Tri mengingatkan masyarakat, termasuk anak-anak terdampak, agar menjaga kesehatan. Hal ini mengingat debu dan kondisi lingkungan yang kering berpotensi memicu penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, hingga tuberkulosis.
Baca Juga: BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
“Jangan sampai Bapak-Bapak, Ibu-Ibu menyepelekan kesehatan karena bisa berakibat tidak baik kepada semua masyarakat,” ujarnya.
Sebagai informasi, TP PKK Pusat menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak yang berjumlah sekitar 200 KK. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan ibadah sebanyak 200 paket, paket sekolah 100 paket, kompor 1 tungku sebanyak 200 buah, minyak goreng 70 dus, ember dan gayung 200 buah, sabun mandi 15 dus, detergen 30 dus, kasur 100 buah, paket snack 70 paket, serta masker sebanyak 600 pcs.
Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Aceh Marlina Muzakir, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen Sadriah Mukhlis, serta pihak terkait lainnya.***
Berita Terkait
-
BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mitsubishi Motors Suguhkan Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026
-
Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
Terkini
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu
-
PAN Ingin Zulhas Jadi Cawapres Prabowo di 2029, Reaksi Nasdem Begini
-
Kapolresta-Eks Kasat Lantas Sleman Segera Disidang Disiplin Terkait Kasus Hogi Minaya
-
KPK Panggil Lima Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Diskon Pajak Periode 2021-2026
-
Ditelanjangi dan Diarak 1 KM, Ini 7 Fakta Pria di Blora yang Dituduh Berzina Laporkan Balik Warga
-
ASN Siap-siap! Pemerintah Resmi Berlakukan Sistem WFA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
Kronologi Pria di Cengkareng Dianiaya Usai Tegur Tetangga Masalah Kebisingan Drum
-
PKS Tegaskan Sikap Soal Dukungan Prabowo 2029: Ini Bukan Soal Cepat-cepatan!
-
Polres Magelang Kota Bantah Tudingan Salah Tangkap dan Penganiayaan Remaja Saat Demo Agustus
-
DPR RI Ketok Palu: 10 Calon Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Resmi Disepakati