Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui di Kediamannya, Solo, Jumat (30/1/2026). (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
- Slamet Ginting sebut dukungan Jokowi ke PSI blunder yang mengancam koalisi.
- Analis nilai Jokowi gunakan PSI sebagai sekoci politik demi perlindungan keluarga.
- Manuver politik Jokowi di Makassar dianggap upaya menjaga relevansi pasca-jabatan presiden.
Slamet juga menyebut upaya Jokowi menginstitusikan "Jokowisme" melalui PSI adalah langkah antisipatif untuk melindungi keluarganya di masa depan. PSI dipandang sebagai "sekoci terakhir" bagi loyalis dan keluarga Jokowi karena partai besar lain sulit untuk dikuasai sepenuhnya.
"Apapun akan dilakukan karena ini adalah sekoci terakhir untuk membentengi keluarganya dari potensi proses hukum," pungkas Slamet.
Sebagai penutup, Slamet memperingatkan bahwa pengaruh politik Jokowi perlahan mulai memudar. Hal ini seiring dengan meningkatnya keberanian institusi hukum serta perubahan peta kekuatan di Mahkamah Konstitusi pasca-berakhirnya masa jabatan "Sang Paman".
___________________________
Reporter: Dinda Pramesti K
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati