- Suara.com dan PLN menyelenggarakan workshop di Bandung (11/2/2026) fokus pada percepatan transisi energi dan ekosistem kendaraan listrik (EV).
- PLN memastikan kesiapan infrastruktur listrik dan menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjelang mudik Lebaran 2026.
- Diskusi mengupas fakta penting EV seperti keamanan baterai dan tingginya tren pengisian daya di rumah (home charging).
Suara.com - Suara.com berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar Workshop Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 bertema “Percepatan Transisi Energi Menuju Ekonomi Hijau”.
Kegiatan yang mengupas ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) ini berlangsung di Harris Hotel, Kota Bandung, Rabu (11/2/2026).
Acara tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong percepatan transisi energi sekaligus memperkuat peran media dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Fokus Edukasi: Infrastruktur Listrik dan Ekosistem EV
Dalam workshop, Suara.com dan PLN memaparkan kesiapan pasokan listrik, sebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga dukungan Home Charging.
Seluruh pembahasan disajikan berbasis data lokal dan kondisi lapangan, guna menjawab keraguan publik terhadap keandalan listrik dan infrastruktur EV di Jawa Barat.
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menegaskan kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian event tahun 2026.
“Kita mendorong energi berkelanjutan, terutama dengan kehadiran kendaraan listrik yang mungkin belum dikenal secara masif,” ujarnya.
Ia mengakui masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan EV.
Baca Juga: Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
“Banyak yang khawatir soal keamanan, infrastruktur, dan kecukupan SPKLU. Lewat diskusi ini, kami ingin menjawab keraguan tersebut,” jelasnya.
PLN Pastikan Layanan dan Tambah SPKLU Jelang Mudik
Manager PLN UP3 Bandung Donna Sinatra menegaskan komitmen PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur EV jelang mudik Lebaran 2026.
“Banyak tantangan menuju kemandirian energi, tetapi PLN terus bertumbuh untuk memastikan ekosistem ini bermanfaat bagi pengguna EV,” katanya di diskusi bertajuk “Kenyamanan Tanpa Batas: Kesiapan Infrastruktur PLN Mendukung Ekosistem EV dan Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat”
PLN juga bersiap menghadapi mudik Lebaran 2026 dengan menambah fasilitas pengisian daya.
“Kami mempercepat pembangunan SPKLU di rest area dan menambahkan SPKLU mobil untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan energi secara mendadak,” jelas Donna.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Arifin Arifin menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pengembangan EV.
“Kami harus mendukung 100 persen agar Jawa Barat menjadi provinsi yang ramah lingkungan,” tegasnya.
Mitos vs Fakta EV: Bahas Baterai hingga Biaya Operasional
Dalam sesi lanjutan diskusi ini, peserta workshop membahas tema Mitos vs Fakta EV (Technical View).
Dalam diskusi tersebut dibahas sejumlah hal mulai dari Keamanan baterai (IP Rating) saat banjir/hujan, perbandingan biaya bensin vs listrik (Rp/km) hingga home Charging sebagai gaya hidup utama (80% pengisian di rumah).
Dalam diksusi ini menghadirkan Ketua Bidang Regulasi APPKLI, Benhur Lumbantobing dan Permadi Mohamad Nurhikmah (Dinas ESDM Jabar).
Benhur memaparkan perkembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB/KLBB).
“Teknologi baterai makin efisien, waktu pengisian lebih cepat, dan harga semakin variatif,” ujarnya.
Berdasarkan data Gaikindo, saat ini terdapat, 330.000 unit KLBB di Indonesia dan 103.931 unit mobil listrik.
“Persentasenya memang masih kecil, tetapi pertumbuhannya tinggi,” katanya.
Benhur juga mengungkap tren Home Charging terus meningkat. Dari 2024 di angka 32.215 unit lalu di 2025 menjadi 70.250 unit.
“Rata-rata 8–10 tahun atau 160.000–300.000 km. Penurunan performa sekitar 3 persen setelah dua tahun, lalu stabil. Setelah delapan tahun performa 70–80 persen,” jelasnya terkait umur baterai.
Sementara salah satu pengguna mobil EV mengatakan bahwa EV lebih hemat sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan.
“Akselerasi responsif, ada regeneratif braking, smart ecosystem, dan silent cabin. Menggunakan EV bukan lagi eksperimen, tapi kebutuhan,” ujar Asep.
“Hemat biaya, bertenaga, dan saya ikut menjaga udara Parahyangan tetap bersih,” katanya.
Usai diskusi, peserta media diajak menjajal mobil listrik menuju SPKLU Suropati.
Di lokasi, peserta menyaksikan langsung proses pengisian daya.
Perwakilan PLN Bandung Utara menjelaskan teknis penggunaan aplikasi PLN Mobile dan Charge.IN untuk mengakses layanan SPKLU.
Menutup rangkaian acara, Social Media Team Suara.com, Ria Rizki, memberikan materi tentang, mengubah bahasa teknis menjadi bahasa publik, menentukan angle liputan humanis serta optimalisasi konten video pendek
Workshop ini diharapkan memperkuat pemahaman media terhadap isu transisi energi dan EV, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih akurat, mudah dipahami, dan relevan.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
-
PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi
-
Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
-
Punya Garasi Cuma Lebar 2,5 Meter? Ini 5 Mobil Pendek yang Pintunya Masih Bisa Dibuka Lebar
-
Cara Kerja Wuling Darion PHEV yang Bisa Jalan Tanpa Bensin
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat