- Polisi pastikan cairan penyiraman pelajar bukan air keras, melainkan bahan kimia sekolah.
- Tiga pelajar ditangkap usai siram bahan kimia secara acak di Jakarta Pusat.
- Korban penyiraman kimia di Cempaka Putih pulih tanpa risiko cedera mata permanen.
Suara.com - Pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa cairan yang disiramkan kepada tiga pelajar di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bukanlah air keras. Kompol Rita Oktavia, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa cairan tersebut merupakan sejenis bahan kimia.
Meski demikian, Rita belum dapat merinci detail jenis bahan kimia tersebut karena masih dalam proses pengujian laboratorium.
“Cairan kimia. Untuk jenisnya apa, saat ini masih diperiksa di laboratorium Polri di Sentul. Kami ingin mengklarifikasi agar masyarakat tidak menganggapnya sebagai air keras,” ujar Rita saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Awalnya, polisi menduga cairan tersebut dibeli dari toko bahan kimia. Namun, setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa para pelaku mengambil cairan tersebut dari laboratorium praktikum di sekolah mereka.
“Semula dugaannya dari toko kimia, namun ternyata berasal dari praktikum di sekolah,” jelas Rita.
Ketiga pelaku berinisial D, F, dan A diketahui berasal dari satu SMK yang sama. Dalam aksi tersebut, F berperan mengendarai sepeda motor, A sebagai pelaku penyiraman, sementara D merupakan pemilik motor sekaligus penyedia cairan kimia tersebut.
Mengenai kondisi korban, Rita menyebutkan bahwa saat ini mereka telah berangsur pulih. Meski demikian, salah satu korban masih mengalami gangguan ringan pada mata sebelah kirinya dan memerlukan pemeriksaan lanjutan.
“Tersisa masalah pada mata sebelah kiri, mungkin masih ada efeknya sehingga harus check-up lagi ke dokter spesialis mata,” ucapnya.
Rita menegaskan bahwa paparan bahan kimia tersebut hanya mengakibatkan iritasi dan mata merah yang memicu penglihatan buram, namun tidak sampai menimbulkan cedera permanen.
Baca Juga: Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
Berdasarkan hasil visum, tim medis menyatakan tidak ada risiko kerusakan besar pada penglihatan korban.
“Dokter menyampaikan bahwa mata korban akan segera pulih dan bisa melihat normal kembali. Jadi, kondisinya aman,” ungkapnya.
Insiden ini bermula saat tiga pelaku yang berboncengan satu motor sempat menepi di pinggir jalan sebelum kembali melaju. Saat berpapasan dengan motor korban dari arah berlawanan, para pelaku secara mendadak memepet dan menyiramkan cairan dari botol plastik.
Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa motif penyerangan dilakukan secara acak tanpa menyasar target spesifik. Antara pelaku dan korban dipastikan tidak saling mengenal dan tidak memiliki keterkaitan hubungan pribadi.
Saat ini, rangkaian proses hukum sedang ditangani secara intensif oleh Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Prosedur hukum dijalankan sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak karena ketiga pelaku masih berstatus di bawah umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia