- Pengamat kota, Yayat Supriatna, menyoroti penumpukan pusat ekonomi di Jakpus dan Jaksel sebagai penyebab kemacetan.
- Yayat mengkritik perencanaan kota yang hanya fokus internal, padahal aktivitas melibatkan 40 juta penduduk aglomerasi.
- Penyelesaian kemacetan Jakarta memerlukan integrasi tata ruang dan perluasan transportasi umum antar wilayah penyangga.
Suara.com - Pengamat tata kota, Yayat Supriatna, membedah alasan mendasar mengapa kemacetan di Jakarta seolah menjadi masalah yang mustahil untuk diselesaikan.
Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan FGD Transportasi Umum di Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta pada Selasa (10/2/2026).
Yayat menyoroti adanya kesalahan dalam penempatan pusat kegiatan ekonomi yang hanya menumpuk di area tertentu.
"Kita terkunci dengan perencanaan kota yang menempatkan pusat perkantoran, perdagangan jasa, itu ada di Jakarta Selatan sama Jakarta Pusat," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sejarah perkembangan Jakarta awalnya terkonsentrasi di wilayah utara sebelum bergeser ke tengah.
Kondisi tata ruang saat ini memaksa seluruh pergerakan manusia menuju ke satu titik pusat yang sama.
"Ketika semua rencana tata ruang kita menempatkan posisi perkantoran, perdagangan jasa ada di pusat kota, maka yang terjadi adalah pola pergerakan itu mengarah konsentrik dia, memadat ke tengah," lanjut Yayat.
Yayat juga mengkritik cara pandang pemerintah yang hanya melihat masalah Jakarta dari batas internal wilayahnya saja.
Menurut data terbaru, aktivitas di Jakarta sebenarnya melibatkan hampir 40 juta penduduk dari wilayah aglomerasi.
Baca Juga: Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
"Kegagalan kita adalah ketika kita hanya merencanakan untuk internal wilayah Jakarta. Padahal yang dilihat bukan Jakarta, tapi seluruh wilayah sekitar Jakarta," keluh Yayat.
Ia memperingatkan bahwa tanpa adanya integrasi rencana induk aglomerasi, kemacetan Jakarta tidak akan pernah berakhir.
Oleh karena itu, ia mendorong agar Fraksi PDI Perjuangan segera mengusulkan integrasi tata ruang antar wilayah penyangga ke eksekutif, salah satunya lewat perluasan jangkauan moda transportasi umum seperti Transjabodetabek.
"Tanpa itu, sorry, nggak akan pernah selesai," pungkas Yayat.
Berita Terkait
-
Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
-
Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
270 Ribu Warga Jakarta Dicoret dari PBI JKN, Ini Respons Gubernur Pramono
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
181 Kursi Roda Adaptif Disalurkan, Jateng Perkuat Dukungan bagi Penyandang Disabilitas
-
Eks Caleg Golkar Lolos Calon Hakim Agung, DPR Tegaskan Tak Lagi Terafiliasi Partai
-
5 Pasal UU Cipta Kerja Ini Digugat ke MK, Dinilai Pinggirkan Hak Perempuan
-
3 Tanda Kamu Punya Feng Shui Kuat Menurut Grace Tahir, Pernah Mengalaminya?
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet