- Presiden Prabowo Subianto meninjau SPPG Polri di Palmerah dalam agenda peresmian fasilitas ketahanan pangan tersebut.
- Kapolri Listyo Sigit dan Menko Pangan Zulkifli Hasan mendampingi Prabowo saat melihat pengolahan Menu Bergizi Gratis (MBG).
- SPPG telah menerapkan pemeriksaan keamanan pangan ketat serta memanfaatkan hasil bioflok dan hidroponik untuk bahan baku.
Suara.com - Presiden Prabowo Suubianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah.
Tinjauan dilakukan dalam agenda peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Tampak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyambut dan langsung mendampingi Prabowo saat tiba dan meninjau SPPG.
Turut hadir Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, yang juga mendampingi Prabowo saat meninjau SPPG.
Sebelum meninjau SPPG, Polri menjelaskan sejumlah peralatan yang diterapkan berdasarkan SOP di SPPG Polri di Palmerah yang berdiri di atas lahan 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi.
Selanjutnya, Prabowo meninjau ke dalam dapur SPPG. Sebelum masuk, Prabowo mengenakan APD terlebih dahulu.
Prabowo melihat langsung proses pengolahan makanan hingga pemorsian menu makan bergizi gratis (MBG) di ompreng, sebelum dikirim kepada penerima manfaat.
"Di sini ada tim pemorsian dan untuk menu hari ini, Bapak, menggunakan selat Solo yang merupakan menu khas dari daerah Solo, Jawa Tengah," kata kepala SPPG, Jumat (13/2/2026).
Polri lantas menjelaskan perbedaan adanya pemeriksaan makanan atau food safety yang diberlakukan.
Baca Juga: Korban Penganiayaan Akibat Tegur Pasutri Merokok di Motor Tak Yakin Pelaku Sudah Ditahan
"Sesuai SOP, apabila ditemukan zat berbahaya seperti formalin, nitrit, sianida dan arsen maka akan kami laporkan kepala SPPG tidak didistribusikan dan wajib diganti," jelas pendamping kepada Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo meninjau area kolam bioflok dan tanamam hidroponik.
Kolam bioflok dan tanaman hidroponik yang dikelola Karang Taruna Palmerah ini diperuntukan untuk menyuplai bahan makanan untuk menu MBG di SPP Polri di Palmerah.
Kolam bioflok tersebut berisi, antara lain ikan mujair, patin, dan lele. Sedangkan tanaman hidroponik yang ditanam, yakni bok choy, sawi, hingga bayam merah.
Berita Terkait
-
Ada Kunjungan Presiden Prabowo ke SPPG Polri, Pasar Palmerah Ditutup Sementara
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
-
Korban Penganiayaan Akibat Tegur Pasutri Merokok di Motor Tak Yakin Pelaku Sudah Ditahan
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
-
DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap
-
Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini