- Pengamanan ketat polisi diberlakukan di Jalan Palmerah, Jakarta Barat, terkait kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 13 Februari 2026.
- Kunjungan tersebut dalam rangka peresmian SPPG Polri yang berlokasi di area Polsek Palmerah, menyebabkan penutupan sementara beberapa putaran arah.
- Beberapa pejabat tinggi negara, termasuk Kapolri dan Panglima TNI, turut hadir dalam acara peresmian fasilitas kepolisian tersebut.
Suara.com - Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Palmerah, Jakarta Barat, dijaga ketat oleh polisi buntut kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke SPPG Polri, yang berada di Polsek Palmerah, Jumat (13/2/2026).
Sepanjang jalan dari perempatan Slipi hingga lokasi acara dijaga pihak kepolisian. Para pertugas kekinian terlihat mengatur arus lalu lintas.
Kemudian, di tiap putaran arah sepanjang ke arah Polsek Palmerah saat ini ditutup sementara.
Petugas juga ditempatkan di akses keluar permukiman, pihak kepolisian juga turut dibatu oleh petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Ormas.
Bahkan, aktivitas di Pasar Palmerah di hari ini ditutup sementara demi menghindari kemacetan saat rombongan Presiden dan para pejabat melintas. Sejumlah pedagang yang biasa menggelar dagangannya di pinggir jalan sekitar pasar juga diminta untuk sementara tidak berjualan.
Selain Kepala Negara, sejumlah pejabat juga hadir dalam peresmian SPPG Polri yang berada di pelataran Polsek Palmerah.
Terpantau yang ikut hadir dalam peresmian tersebut yakni Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Selanjutnya Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala BGN Dadan Hindayana, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.
Baca Juga: SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
Berita Terkait
-
Geger Surat Misterius dari MSCI: Apakah Ini yang Bikin Presiden Prabowo 'Marah' pada Bursa Efek?
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali