- Presiden Prabowo meminta Kepala KSP mengumpulkan video kritik dan pesimisme terhadap program makan bergizi gratis.
- Permintaan ini disampaikan saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026).
- Prabowo menegaskan program MBG bertujuan menyelamatkan anak Indonesia, bukan bentuk penghinaan terhadap bangsa.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto ingin menonton ulang video-video yang berisi tentang pihak-pihak yang pesimis dan menghina program makan bergizi gratis (MBG). Prabowo bahkan secara khusus meminta anak buahnya mengumpulkan video-video terkait.
Tepatnya, Prabowo meminta Kepala Kantor Staf Presiden, M. Qodari, untuk mengumpulkan video klip tentang para penghina MBG.
"Pak Qodari tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia," kata Prabowo dalam peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Prabowo menegaskan program MBG yang ingin ia terapkam adalah untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia, bukan menghina Indonesia seperti tuduhan.
"Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital ya, rekam semua, insyaallah kita mencapai 80 sekian juta, aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat ya, gapapa," kata Prabowo.
"Jadi waduh, apa iya ya? Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?" sambung Prabowo.
Prabowo menegaskan tidak terbesit untuk melakukam sebagaimana tuduhan. Ia berujar sejak muda justru ingin berkorban demi rakyat, bangsa, dan negara.
"Dari umur muda letnan dua tidak punya apa apa saya siap mati untuk Republik kok saya sampai hati mau menghina, tidak. Saya sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Republik Indonesia," kata Prabowo.
"Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan dan keselamatan rakyat saya. Ini kehormatan, kehormatan bagi seorang prajurit mati untuk rakyatnya masa saya mau menghina, tapi sudah lah sekarang kita buktikan bersama," tutur Prabowo.
Baca Juga: Belasan Telur dan Lauk Sering Dibawa Pulang Pekerja MBG, Curhat Istri Picu Amarah Warganet
Banyak yang Ejek
Prabowo memgingat betul bagaimana dirinya mendapat ejakam dan tuduhan macam-macam saat ingin meluncurkan program MBG. Ia mengatalan banyak pihak yang menjelek-jelekan dan tidak percaya dengan program tersebut.
"Saya juga tidak mengerti, bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya, dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang," kata Prabowo.
Prabowo menilai hinaan dan tuduhan tersebut dilakukan karena ada pihak-pihak yang merasa dengki.
"Operasi ini, kampanye ini menjelek-jelekan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki mungkin adalah biasa," kata Prabowo.
Tetapi ia merasa tindakan tersebut sangat menyedihkan lantaran mengejek program yang ia anggap sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat