News / Nasional
Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARAFOTO/Galih Pradipta).
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meminta Kepala KSP mengumpulkan video kritik dan pesimisme terhadap program makan bergizi gratis.
  • Permintaan ini disampaikan saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026).
  • Prabowo menegaskan program MBG bertujuan menyelamatkan anak Indonesia, bukan bentuk penghinaan terhadap bangsa.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto ingin menonton ulang video-video yang berisi tentang pihak-pihak yang pesimis dan menghina program makan bergizi gratis (MBG). Prabowo bahkan secara khusus meminta anak buahnya mengumpulkan video-video terkait.

Tepatnya, Prabowo meminta Kepala Kantor Staf Presiden, M. Qodari, untuk mengumpulkan video klip tentang para penghina MBG.

"Pak Qodari tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia," kata Prabowo dalam peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Prabowo menegaskan program MBG yang ingin ia terapkam adalah untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia, bukan menghina Indonesia seperti tuduhan.

"Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital ya, rekam semua, insyaallah kita mencapai 80 sekian juta, aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat ya, gapapa," kata Prabowo.

"Jadi waduh, apa iya ya? Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?" sambung Prabowo.

Prabowo menegaskan tidak terbesit untuk melakukam sebagaimana tuduhan. Ia berujar sejak muda justru ingin berkorban demi rakyat, bangsa, dan negara.

"Dari umur muda letnan dua tidak punya apa apa saya siap mati untuk Republik kok saya sampai hati mau menghina, tidak. Saya sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Republik Indonesia," kata Prabowo.

"Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan dan keselamatan rakyat saya. Ini kehormatan, kehormatan bagi seorang prajurit mati untuk rakyatnya masa saya mau menghina, tapi sudah lah sekarang kita buktikan bersama," tutur Prabowo.

Baca Juga: Belasan Telur dan Lauk Sering Dibawa Pulang Pekerja MBG, Curhat Istri Picu Amarah Warganet

Banyak yang Ejek

Prabowo memgingat betul bagaimana dirinya mendapat ejakam dan tuduhan macam-macam saat ingin meluncurkan program MBG. Ia mengatalan banyak pihak yang menjelek-jelekan dan tidak percaya dengan program tersebut.

"Saya juga tidak mengerti, bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya, dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang," kata Prabowo.

Prabowo menilai hinaan dan tuduhan tersebut dilakukan karena ada pihak-pihak yang merasa dengki.

"Operasi ini, kampanye ini menjelek-jelekan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki mungkin adalah biasa," kata Prabowo.

Tetapi ia merasa tindakan tersebut sangat menyedihkan lantaran mengejek program yang ia anggap sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya sungguh, sungguh menyedihkan bagi saya tapi saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita bener dan baik," kata Prabowo.

Load More