- Polda Metro Jaya mengungkap pelaku tunggal berinisial NW (43) yang mencuri di hotel-hotel mewah Jakarta.
- NW (43) selalu mengamati agenda hotel dan menyamar menggunakan batik serta lanyard sebelum melakukan pencurian.
- Pelaku beraksi di tiga lokasi berbeda, termasuk kasus terakhir pada 10 Februari 2026 di Sudirman, Jakarta Pusat.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap strategi licik pria berinisial NW (43) dalam melancarkan aksi pencurian di hotel-hotel mewah Jakarta.
Bukan sekadar menyamar dengan batik dan lanyard, pelaku ternyata lebih dulu mencari informasi kegiatan di hotel untuk memetakan situasi sebelum beraksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara, NW merupakan pelaku tunggal yang bekerja secara sistematis.
Ia tidak asal masuk, melainkan mengamati pola kegiatan dan memanfaatkan momentum ketika peserta lengah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku beraksi seorang diri dan hingga saat ini belum ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Dari hasil pemeriksaan, lanjut Budi, sebelum beraksi pelaku mengaku lebih dulu mencari tahu agenda seminar atau pertemuan yang digelar di hotel berbintang.
Setelah mengetahui adanya kegiatan, ia datang dengan penampilan rapi menyerupai pekerja kantoran—mengenakan batik, menggantungkan lanyard, dan membawa tas—agar terlihat sebagai bagian dari acara.
“Sementara ini, pelaku telah beraksi di tiga tempat kejadian perkara,” ungkapnya.
Dari pola itu, NW diketahui tidak tergesa-gesa. Ia masuk ke area pertemuan, membaur di antara peserta, lalu menunggu momen ketika korban meninggalkan barang tanpa pengawasan—terutama saat jeda istirahat.
Baca Juga: Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap
Kasus terakhir terjadi pada Selasa (10/2/2026) di sebuah hotel kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Seorang peserta kegiatan kehilangan tas ransel hitam berisi handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, serta uang tunai Rp300 ribu. Barang tersebut ditinggalkan di ruang rapat saat korban keluar untuk makan siang.
Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang menerima laporan kemudian menelusuri rekaman CCTV. Dari hasil analisa, polisi menemukan kemiripan dengan dua kasus serupa pada Oktober 2025 dan Agustus 2025 di hotel kawasan Jakarta Pusat.
Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku berjalan santai di lorong hotel dengan batik dan lanyard tergantung di leher. Pada momen lain, ia terlihat masuk ke ruang pertemuan sambil membawa tas hitam. Penampilan profesional itu membuatnya tak menimbulkan kecurigaan.
NW akhirnya ditangkap pada Jumat (13/2/2026) di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Polisi menyita 1 unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas hitam, baju batik, celana jeans, dan sepatu yang digunakan saat beraksi.
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran pelaku. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, terutama saat mengikuti kegiatan di hotel atau ruang publik.
Berita Terkait
-
Praperadilan Ditolak, Dokter Richard Lee Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Polda Besok
-
7 Fakta Hotel Borobudur yang Menjadi Lokasi Sidang Isbat, Berapa Biayanya?
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap
-
Imlek 2026, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Vihara
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
-
Praperadilan Ditolak, Dokter Richard Lee Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Polda Besok
-
Aceh Berangsur Pulih, Dasco Pastikan Tak Ada Lagi Daerah Terisolir Pascabanjir
-
Mendagri Tito: 47 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Pasca Terkubur Lumpur
-
Penertiban Trotoar Dimulai, Satpol PP DKI Sisir Belasan Lokasi Langganan Semrawut
-
PBB Sebut Israel Langgar Hukum! Ini Dampak Buruk Pencaplokan Tanah di Area C Bagi Warga Palestina
-
Intimidasi Tak Berhenti, Ini 7 Fakta Kronologi Ketua BEM UGM Dibuntuti Pria Misterius
-
Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Kasus Koper Narkoba: Polri Akhirnya Bongkar Hubungan AKBP Didik dan Aipda Dianita!