- KAI Commuter mengizinkan penumpang KRL berbuka puasa di kereta selama Ramadan demi kenyamanan perjalanan mereka.
- Penumpang diimbau berbuka dengan makanan ringan, tidak berlebihan, dan tidak mengonsumsi yang berbau menyengat.
- KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan normal harian dengan menyediakan fasilitas tambahan seperti water station di stasiun.
Suara.com - Pengguna KRL Commuter Line kini diperbolehkan berbuka puasa di dalam kereta selama Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diterapkan KAI Commuter untuk memberi kelonggaran bagi penumpang yang masih berada dalam perjalanan saat waktu magrib tiba.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menegaskan, penumpang boleh membatalkan puasa di dalam kereta dengan catatan tidak berlebihan dan tetap menjaga kenyamanan bersama.
"Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama," kata Karina di Jakarta, Rabu.
Ia menyebutkan, petugas akan membantu menginformasikan waktu berbuka puasa, baik di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun.
Tak hanya itu, KAI Commuter juga menyiapkan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis di sejumlah stasiun. Penumpang dapat memanfaatkannya dengan membawa botol minum atau tumbler pribadi.
Meski ada kelonggaran saat berbuka, operasional perjalanan Commuter Line selama Ramadan tetap berjalan normal. Di wilayah Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.
Untuk Commuter Line Basoetta, tersedia 70 perjalanan per hari, sementara Commuter Line Merak melayani 14 perjalanan setiap harinya. Adapun di wilayah Yogyakarta, Commuter Line Yogyakarta–Palur tetap beroperasi 27 perjalanan per hari dan Commuter Line Prameks sebanyak 10 perjalanan setiap hari.
Karina mengingatkan agar pengguna tetap disiplin menjaga kebersihan, terutama saat berbuka puasa di dalam kereta.
"Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," ujarnya.
Baca Juga: Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis
KAI Commuter berharap kebijakan ini dapat memberi kenyamanan bagi pengguna tanpa mengganggu ketertiban dan kebersihan selama perjalanan.
Berita Terkait
-
Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis
-
7 Pilihan Sepeda Lipat Rp500 Ribuan yang Bisa Masuk KRL, Murah Rangka Kuat
-
3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
-
5 Lipstik yang Tidak Cepat Luntur untuk Makan Minum, Jadi Andalan saat Bukber
-
Pahala Menyiapkan Buka Puasa dan Sahur, Keutamaan Besar di Bulan Ramadan
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual