- Penabrak pagar rumah anak Jusuf Kalla di Jaksel sepakat damai melalui mediasi pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Pihak penabrak setuju mengganti rugi kerusakan dengan nominal sekitar Rp25 juta untuk perbaikan.
- Perkara tersebut dihentikan tanpa proses hukum karena keluarga korban memilih untuk tidak melapor.
Suara.com - Kasus penabrakan pagar rumah anak Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla atau JK di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berakhir damai.
Pihak penabrak dan keluarga pemilik rumah sepakat menyelesaikan perkara melalui mediasi.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengatakan pertemuan kedua belah pihak telah dilakukan dan menghasilkan kesepakatan perbaikan kerusakan.
“Jadi memang kemarin pihak korban sama penabrak sudah ada mediasi. Diwakili untuk korbannya. Hasilnya sementara pihak penabrak ingin memperbaiki kerusakan yang ada di sana. Dan untuk uang sementara untuk perbaikan kurang lebih Rp25 juta,” kata Murodih kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).
Nominal tersebut, menurut Murodih telah disanggupi oleh pihak penabrak. Dengan adanya kesepakatan tersebut, perkara tidak berlanjut ke proses hukum.
“Perkara sementara berhenti di situ, karena ada mediasi, mereka pihak korban tidak melapor,” tegas Murodih.
Sebelumnya, polisi meluruskan bahwa rumah yang pagarnya ditabrak mobil Hyundai Santa Fe putih pada Rabu (18/2/2026) dini hari itu bukan milik pribadi Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), melainkan rumah anaknya.
“Rumah tersebut rumah anak Pak JK,” kata Murodih.
Juru bicara JK, Husain Abdullah, juga menegaskan hal serupa.
Baca Juga: Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik
“Bukan rumah Pak JK. Rumah putrinya,” ucapnya.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. Pengemudi diketahui seorang perempuan berinisial HP, kelahiran 1991, yang saat itu hendak pulang ke rumahnya di kawasan Jagakarsa. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dan dugaan sementara pengemudi mengantuk saat berkendara.
Berita Terkait
-
Polisi Pastikan Rumah di Brawijaya yang Ditabrak Mobil Milik Anak Jusuf Kalla
-
Brak! Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jaksel Roboh Diseruduk Mobil Hyundai Santa Fe, Begini Kondisinya
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Bareskrim Akui Terkendala Test Kit, Pengguna Vape Etomidate Sulit Ditindak
-
Terjerat Skandal Koper Narkoba, AKBP Didik Disidang Etik Hari Ini, Bakal Dipecat?
-
Waspada! BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini
-
Prabowo Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Super Strategis ke Pengusaha AS
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air