- Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) mewakafkan 2.000 mushaf Al-Qur'an kepada PBNU untuk disalurkan ke berbagai fasilitas umum dan pendidikan.
- Penyerahan simbolis 1.000 mushaf dilakukan Badrodin Haiti kepada Yahya Cholil Staquf di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.
- Sejak 2008, YMSM telah mewakafkan lebih dari 1,3 juta mushaf Al-Qur'an di seluruh Indonesia.
Suara.com - Momentum Ramadan sebagai bulan penuh berkah dimanfaatkan Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) untuk memperluas akses masyarakat terhadap kitab suci. Sebagai wujud kepedulian, YMSM menyerahkan wakaf ribuan mushaf Al-Quran untuk disalurkan melalui jaringan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Penyerahan simbolis 1.000 mushaf dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina YMSM, Badrodin Haiti, kepada Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama, Prof. KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.
“Kami berharap kesempatan bagi umat muslim, termasuk para santri dan pelajar untuk membaca, memahami dan memaknai Alquran secara kontekstual melalui tadarus, terbuka lebih luas melalui wakaf yang berlangsung hari ini,” ujar Badrodin Haiti dalam sambutannya dikutip Jumat (20/2/2026).
Tak berhenti di situ, pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Pembina YMSM yang juga mantan Wakil Jaksa Agung, Feri Wibisono, menyerahkan 1.000 mushaf tambahan kepada Ketua Presidium Pusat Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Prof. Asrorun Ni'am Sholeh.
Ketua Umum YMSM, Saleh Husin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi umat Muslim dalam menjemput pahala berlipat ganda di bulan suci melalui tadarus dan pembentukan akhlak mulia.
“Popularitas, kemudahan penggunaan serta daya tahan Alquran tercetak masih belum tergantikan format lainnya. Pertimbangan ini pula yang membuat Sinar Mas bersama semua pilar usahanya menjadikan wakaf sebagai kegiatan rutin,” kata Saleh Husin yang juga menjabat sebagai Managing Director Sinar Mas.
Sinergi untuk Umat
Total 2.000 mushaf Alquran tersebut nantinya akan didistribusikan oleh PBNU dan lembaga afiliasinya ke berbagai titik strategis, mulai dari masjid, mushala, lembaga pendidikan Islam, hingga majelis taklim di berbagai daerah.
Acara penyerahan ini turut disaksikan oleh jajaran petinggi kedua belah pihak, di antaranya Wakil Ketua Dewan Pengawas YMSM Gatot Eddy, Anggota Dewan Pembina YMSM Mayerfas, serta dari jajaran PBNU hadir Khatib Syuriah PBNU KH Nurul Yaqin Ishaq, Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, dan Wasekjen PBNU Ajengan Ginanjar Sya'ban.
Baca Juga: Perbedaan Tadarus dan Tilawah Al-Qur'an, Mana yang Perlu Diutamakan di Bulan Ramadan?
Jejak Konsistensi Sejak 2008
Hadirnya YMSM di lingkup Sinar Mas bukan sekadar simbol, melainkan wadah untuk mempraktikkan nilai-nilai keislaman yang terbuka, toleran, setara, dan penuh kasih. Prinsip ini diharapkan menjadi energi positif untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus produktivitas kerja karyawan.
Secara eksternal, yayasan ini terus memperkuat silaturahim dan sinergi dengan berbagai lembaga keagamaan melalui kegiatan sosial dan pendidikan.
Komitmen ini memiliki rekam jejak yang panjang. Sejak tahun 2008, dengan dukungan APP Group dan berbagai pilar bisnis Sinar Mas lainnya, program ini telah mewakafkan lebih dari 1,3 juta mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran (Juz Amma), serta 300 set Alquran Braille untuk penyandang disabilitas netra di seluruh penjuru Indonesia.
Berita Terkait
-
Di Tengah Sunyi, Santri Tuli Ini Menghafal Al Quran dan Bermimpi Jadi Ustaz Dunia
-
Apakah Membaca Al-Quran di HP Harus Wudhu Dahulu? Ini Hukum dan Aturannya
-
Apakah Tadarus Wajib di Bulan Ramadan? Simak Hukum dan Keutamaannya
-
Perbedaan Tadarus dan Tilawah Al-Qur'an, Mana yang Perlu Diutamakan di Bulan Ramadan?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya
-
Respons Pramono Soal Tiga Pekerja Proyek Air Bersih Tewas: Bukan Tanggung Jawab Langsung PAM Jaya
-
Kejaksaan Punya Personel Pengamanan Internal, Kenapa Libatkan TNI Jaga Rumah Jampidsus?
-
Febrie Adriansyah Pastikan Tak Ada Proses Hukum yang Dihilangkan dalam Kasus Dugaan Korupsi Asabri
-
LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi
-
Pramono Kaji Tambah Penerima Kartu Layanan Gratis, Siapa Saja yang Dapat?
-
Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi
-
Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya