- Menko PM Muhaimin Iskandar menggarisbawahi peningkatan kepesertaan aktif BPJS sebagai agenda krusial pasca pelantikan di Jakarta.
- Pemerintah fokus mendorong perluasan perlindungan aktif BPJS Ketenagakerjaan khususnya bagi kelompok pekerja informal.
- Percepatan perluasan kepesertaan memerlukan kolaborasi lintas kementerian yang akan segera dimulai rapat koordinasinya.
Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti persoalan kepesertaan sebagai agenda mendesak dalam penyelenggaraan sistem jaminan kesehatan nasional.
Ia menegaskan pemerintah akan mendorong peningkatan kepesertaan aktif BPJS, terutama pada sektor pekerja informal yang dinilai masih perlu diperluas perlindungannya.
Menurutnya, kepesertaan aktif menjadi kunci agar manfaat jaminan sosial benar-benar dirasakan masyarakat, baik dari sisi perlindungan kesehatan maupun ketenagakerjaan.
“BPJS ini memiliki agenda mendesak yaitu tentang kepesertaan. BPJS kepesertaan aktif akan terus kita dorong,” kata Cak Imin usai pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Ia menekankan khusus untuk BPJS Ketenagakerjaan, peningkatan jumlah peserta dari kalangan pekerja informal menjadi perhatian utama, bersamaan dengan upaya memperkuat manfaat program yang diterima peserta.
“BPJS Ketenagakerjaan jumlah kepesertaan terutama di para pekerja informal dan juga aspek-aspek manfaat yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Cak Imin menilai percepatan perluasan kepesertaan tidak bisa dilakukan satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas kementerian serta koordinasi intensif dengan BPJS.
Sebagai langkah awal, pemerintah menjadwalkan rapat lintas kementerian pada pekan depan untuk memetakan persoalan yang masih tertunda dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan.
“Tentu ini semua membutuhkan kolaborasi yang sungguh-sungguh dan minggu depan kita sudah mulai langsung start rapat pertama dengan Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, dan Dirut BPJS Kesehatan untuk memetakan dan menuntaskan pending-pending matter yang masih harus diselesaikan,” katanya.
Baca Juga: Cara Membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk Freelancer agar Kerja Makin Tenang
Koordinasi serupa juga akan dilakukan pada sektor ketenagakerjaan dengan melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan guna mempercepat penyelesaian agenda kepesertaan dan manfaat program.
“Begitu juga dengan jajaran BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan berbagai kementerian terkait untuk langsung start di minggu depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cara Membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk Freelancer agar Kerja Makin Tenang
-
Lantik Direksi BPJS, Cak Imin Minta Jaminan Sosial Harus Bikin Rakyat Produktif dan Tak Jatuh Miskin
-
Anggaran Operasional BPJS Tembus Rp 5 T, Cak Imin Warning Soal Pemborosan
-
Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 2026-2031
-
Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Sidang hingga Jam 4 Subuh, Pengacara Kerry Riza Ingatkan Penegakan Hukum Jangan Kejar Tayang
-
Dino Patti Djalal Ingatkan Pemerintah Realistis di BoP, Soroti Risiko Stagnan
-
Jejak Mewah PK-RSS: Menag Nasaruddin Umar dalam Pusaran Polemik Jet Pribadi OSO
-
Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan
-
Di Tengah Sunyi, Santri Tuli Ini Menghafal Al Quran dan Bermimpi Jadi Ustaz Dunia
-
Jejak Berdarah Mayjen Jasper Jeffers yang Ditunjuk Amerika Serikat jadi Komandan ISF di Gaza
-
Kerry Riza: Tuntutan Jaksa Ancam Kepastian Hukum Bagi Dunia Usaha
-
Pledoi Kerry Riza, Bantah Rugikan Negara Rp193 Triliun dan Klaim Tak Ada Niat Jahat
-
Minta Tes Urine Massal Polri Jangan Sekadar Lip Service, DPR: kalau Ada yang Jadi Backing Pecat!
-
Bergaya Reserse Pakai Pistol Mainan, Dua Polisi Gadungan Peras Jukir di Terminal Depok Ditangkap