- Pada Senin, 23 Februari 2026, Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Tiga Pilar menertibkan Pasar Tanah Abang.
- Petugas memberikan teguran persuasif kepada pedagang yang menempati trotoar Blok F dan Jalan Jati Baru.
- Pengawasan dan penanganan kebersihan terus dilakukan guna menjamin ketertiban serta kenyamanan pengunjung di kawasan tersebut.
Suara.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama jajaran Tiga Pilar melakukan aksi penertiban di kawasan Pasar Tanah Abang guna menegakkan ketertiban umum.
Aksi pengawasan ini difokuskan pada area Blok F dan sepanjang Jalan Jati Baru, Kelurahan Kebon Kacang, pada Senin (23/2/2026) dan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan berbagai instansi mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga unsur TNI serta Polri.
Sejumlah pedagang kedapatan masih nekat menggelar lapak di bahu jalan serta trotoar sehingga mengganggu kelancaran akses publik.
Petugas memberikan teguran persuasif namun tetap tegas agar para pelaku usaha tersebut segera mengosongkan area yang bukan peruntukannya.
"Tadi saya pantau ada beberapa pedagang menggunakan bahu jalan dan trotoar. Diminta kesadarannya untuk merapikan agar trotoar kembali pada fungsinya. Kali ini, kita beri peringatan, teguran kemudian penindakan. Jika diulangi baru masuk ke ranah tindak pidana ringan," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Penertiban ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif para pedagang untuk ikut menjaga keteraturan di pusat grosir terbesar tersebut.
Langkah ini juga bertujuan untuk mengembalikan estetika kota yang selama ini kerap terganggu oleh aktivitas perdagangan di zona terlarang.
"Saya meminta kepada Ibu Camat, dalam rangka menjaga ketertiban umum pada kawasan Pasar Tanah Abang, terus menerus dimonitor," ucap Arifin.
Selain penataan pedagang, aspek kebersihan lingkungan menjadi prioritas utama dengan pengerahan petugas PPSU secara berkala di lokasi.
Baca Juga: Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
Kondisi pasar yang tertata rapi serta akses jalan yang lengang diyakini akan meningkatkan daya tarik bagi para wisatawan maupun pembeli.
"Jika kawasan Pasar Tanah Abang rapi serta jalan-jalannya tidak macet oleh kendaraan, serta trotoar semaksimal mungkin dapat digunakan pejalan kaki, maka pengunjung dapat dengan nyaman berbelanja," pungkas Arifin.
Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkesinambungan demi menjamin kenyamanan seluruh masyarakat.
Berita Terkait
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
Satpol PP Duren Sawit 'Bersihkan' Trotoar dari 11 PKL dan 5 Motor Parkir Liar
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!
-
Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?
-
Iran Incar 17 Raksasa Teknologi AS, Pakar Sebut Konflik Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Global
-
Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara
-
Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO
-
Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz
-
ASN WFH Diawasi Sistem Digital, Menteri PANRB: Bukan Soal Absensi Fisik
-
Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng
-
Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan
-
Lukmanul Hakim Puji Keberanian Prabowo Jaga Harga BBM di Tengah Konflik Global: Kita Angkat Topi!