- Satpol PP Duren Sawit menertibkan PKL di Jalan Haji Miran dan Pondok Kelapa Raya pada Rabu, 18 Februari 2026.
- Operasi ini menertibkan 11 PKL dan 5 motor karena menghalangi akses utama pejalan kaki di trotoar.
- Tujuan penertiban ini mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas umum yang aman dan nyaman bagi warga.
Suara.com - Satpol PP Kecamatan Duren Sawit melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di atas trotoar di kawasan Jakarta Timur.
Aksi penertiban ini menyasar sejumlah titik vital, tepatnya di sepanjang Jalan Haji Miran dan Jalan Pondok Kelapa Raya.
"Trotoar bukan untuk berjualan," tegas keterangan yang tertuang dalam unggahan resmi Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut dimulai dengan pelaksanaan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kelurahan Pondok Kelapa.
Petugas di lapangan berhasil menertibkan 11 pedagang kaki lima dan 5 unit sepeda motor yang kedapatan parkir sembarangan di atas fasilitas umum.
Langkah ini diambil karena keberadaan para pedagang dan kendaraan telah menutupi akses utama bagi masyarakat yang berjalan kaki.
Meskipun melakukan tindakan tegas, para petugas tetap mengedepankan komunikasi yang santun dan persuasif kepada para pelanggar.
Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menjamin keselamatan warga saat melintasi jalur pedestrian yang sering kali terokupasi.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya, yaitu sebagai fasilitas umum yang aman dan nyaman bagi para pejalan kaki," lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit
Selain mengembalikan fungsi jalan, operasi ini juga menjadi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjaga estetika dan keasrian ruang publik di wilayah ibu kota.
Petugas berharap, para pelaku usaha dapat mematuhi ketentuan yang berlaku demi kepentingan bersama dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Berita Terkait
-
Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit
-
Penertiban Trotoar Dimulai, Satpol PP DKI Sisir Belasan Lokasi Langganan Semrawut
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Operasi Pekat Pulogadung, Satpol PP Sita 25 Botol Miras dan Amankan PPKS
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan
-
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel
-
Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?
-
Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!
-
KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban