News / Metropolitan
Rabu, 18 Februari 2026 | 18:38 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Petugas Satpol PP menertibkan pedagang di kawasan Pecinan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat yang berjualan di trotoar, Rabu (11/2/2026). (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Satpol PP Duren Sawit menertibkan PKL di Jalan Haji Miran dan Pondok Kelapa Raya pada Rabu, 18 Februari 2026.
  • Operasi ini menertibkan 11 PKL dan 5 motor karena menghalangi akses utama pejalan kaki di trotoar.
  • Tujuan penertiban ini mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas umum yang aman dan nyaman bagi warga.

Suara.com - Satpol PP Kecamatan Duren Sawit melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di atas trotoar di kawasan Jakarta Timur.

Aksi penertiban ini menyasar sejumlah titik vital, tepatnya di sepanjang Jalan Haji Miran dan Jalan Pondok Kelapa Raya.

"Trotoar bukan untuk berjualan," tegas keterangan yang tertuang dalam unggahan resmi Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut dimulai dengan pelaksanaan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kelurahan Pondok Kelapa.

Petugas di lapangan berhasil menertibkan 11 pedagang kaki lima dan 5 unit sepeda motor yang kedapatan parkir sembarangan di atas fasilitas umum.

Langkah ini diambil karena keberadaan para pedagang dan kendaraan telah menutupi akses utama bagi masyarakat yang berjalan kaki.

Meskipun melakukan tindakan tegas, para petugas tetap mengedepankan komunikasi yang santun dan persuasif kepada para pelanggar.

Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menjamin keselamatan warga saat melintasi jalur pedestrian yang sering kali terokupasi.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya, yaitu sebagai fasilitas umum yang aman dan nyaman bagi para pejalan kaki," lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit

Selain mengembalikan fungsi jalan, operasi ini juga menjadi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjaga estetika dan keasrian ruang publik di wilayah ibu kota.

Petugas berharap, para pelaku usaha dapat mematuhi ketentuan yang berlaku demi kepentingan bersama dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Load More